Wabup Ciamis Yana D Putra, Hadiri Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-49 di Desa Sukasetia Cihaurbeuti

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Wakil Bupati Kabupaten Ciamis hadiri Hari Krida Pertanian(HKP) ke-49 yang dilaksanakan di Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti, Kab. Ciamis pada hari Rabu, 24 November 2021.

Hari Krida Pertanian (HKP) ke-49 tersebut di ikuti peserta dari sebelas desa se-Kecamatan Cihaurbeuti.

Wakil Bupati Kabupaten Ciamis, Yana D. Putra dalam sambutannya menyampaikan sesuai visi Kabupaten Ciamis adalah mantapnya kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua, dimana visi ini dijabarkan kedalam 6 misi dan salah satunya adalah mengembangkan perekonomian yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, ekonomi kerakyatan dan konsumsi produk lokal. Ucapnya

“Sehingga apabila visi dan misi tadi pun pertanian adalah menjadi salah satu kunci utama untuk bagaimana Ciamis mandiri secara ekonomi. Karena Kabupaten Ciamis adalah daerah agraris yang mayoritas masyarakatnya hidup dari pertanian”, ujarnya

Berbicara pertanian tentunya bukan tidak ada tantangan, saya melihat ada beberapa hal tantangan dari pertanian sendiri diantaranya :
1. Mengenai daya saing produk pertanian, kita harus bersama-sama mencari solusinya paling tidak menyediakan bibit unggul dan ketersediaan pupuk.
2. Kurangnya pemahaman tentang teknologi, bagaimanapun juga kita harus bisa mengikuti perkembangan teknologi.

“Kedepannya daripada anggaran dipakai belanja pupuk dari luar lebih baik beli produk lokal. Kenapa tidak kita alokasikan untuk pelatihan-pelatihan supaya petani bisa memproduksi pupuk organik sendiri” jelasnya.

Sementara itu, ketua KTNA Kabupaten Ciamis, Ir. Pipin Apilin yang juga Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kab. Ciamis mengatakan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-49 yang biasanya dilaksanakan di tingkat Kabupaten yang sekarang sudah dua kali dilaksanakan tingkat kecamatan karena masa pandemi Covid-19. Ungkapnya

“Mudah-mudahan untuk tahun depan kita bisa melaksanakan HKP di tingkat Kabupaten Ciamis”, imbuhnya.

Dalam menstabilkan ketahanan pangan khususnya di Kecamatan Cihaurbeuti terutama di bidang tanaman padi. Alhamdulilah di sini sudah ter proyeksi lahan padi organik seluas 10 hektar.

“Berharap padi organik yang sudah ada bisa di kembangkan lagi dan memiliki pasar tersendiri, jadi pasar beras organik itu memiliki nilai jual lebih tinggi dan sehat.” Pungkasnya.***A.Yayat/A. Suryana

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!