Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Guna meningkatkan minat baca sejak dini, beragam cara dilakukan oleh berbagai pihak, seperti salah satunya adalah seorang Kades menyediakan Taman Bacaan Anak di halaman rumahnya.
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cahaya Hati yang dirintis sejak tahun 2017 dan pada tahun 2019 mendapatkan bantuan dari provinsi. Lambat laun TBM berjalan saat ini sudah berjalan 8 bulan mengikuti program beasiswa YES (Yatim Ekselensia Scholarship) dari Dompet Duafa dan akan di tutup pada hari ini.
“Mudah-mudahan program ini bisa berkelanjutan supaya di TBM Cahaya Hati ini tetap berjalan dan terawat. Paling tidak kita melalui anak-anak supaya tidak ketergantungan kepada gadget dan bisa berjalan menulis”, ujar Kades Muktisari, Ade Suci Permana di rumahnya, Sabtu, (18/12/2021).
Selanjutnya, Ade Suci Permana menjelaskan sampai saat ini di TBM Cahaya Hati sudah ada 20 orang, yang mengikuti program YES baru ada 10 orang. Alhamdulillah kemarin ikut lomba di program YES ini dan menjadi juara 1 dan juara 2.
“TBM Cahaya Hati ini merupakan satu-satunya di Kabupaten Ciamis yang mengikuti program YES dari Dompet Duafa. Saya ucapkan terimakasih kepada Dompet Duafa yang telah mengadakan program beasiswa YES sehingga anak-anak bisa belajar dan bisa berkelanjutan. Sukses selalu untuk Dompet Duafa”, jelas Ade Suci Permana.

Ade berharap, mudah-mudahan terus berkembang supaya anak-anak terus berkelanjutan minat membaca, meskipun sekarang ada google dan gadget paling tidak anak-anak tahu ada bukunya.
“Mudah-mudahan karena buku adalah jendela dunia, wawasan anak-anak bisa kebuka mindset nya sedikit demi sedikit bisa berubah. Untuk kedepannya TBM Cahaya Hati inu bisa berkembang juga kearah kaulinan baheula”, harapnya.
Sebagai yang mewakili fasilitator dari Dompet Duafa, Velli (24) mengatakan program beasiswa YES Dompet Duafa ini dibawah Lembaga Pengembangan Insani yang berpusat di Bogor.
Program beasiswa YES Dompet Duafa, juga tersebar dibeberapa tempat ada yang dari Sukabumi, Banten, Subang, Jakarta, Ciamis dan ditempat lainnya hingga 10 tempat yang tersebar.
“Mudah-mudahan program TBM seperti ini bisa berlanjut untuk memberikan manfaat kepada anak-anak dan masyarakat juga”, pungkas Velli.***A.Suryana/A.Yayat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang