Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Rapat Kordinasi Persiapan pelaksanaan vaksinasi bagi anak – anak usia 6 -11 tahun di wilayah kecamatan Padakembang kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan di aula rapat desa Cilampunghilir tiada lain untuk melakukan kordinasi dan sinkronisasi agar pelaksanaan berjalan lancar. Sabtu (08/01/2022).

Hadir dalam acara tersebut Camat Padakembang Dadang Tabroni, SH.MH, Sekmat Padakembang Cahyono Rahman, ST. Kapolsek Leuwisari yang di wakili Bhabinkamtibmas, Danramil Leuwisari yang diwakili Babinsa, Kepala Puskesmas Cisaruni Dadan Kurniawan, S.KM, Para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kader Posyandu, serta ibu – ibu PKK kecamatan Padakembang.
Menurut Camat Padakembang Dadang Tabroni, SH. MH dalam konferensi pers nya menyampaikan untuk vaksinasi anak di kecamatan Padakembang dirinya akan pimpin langsung dan terjun kelapangan bersama tim medis untuk berkordinasi dengan pihak sekolah sehingga pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun cepat terlaksana sesuai arahan pimpinan. Ucapnya

“Untuk kecamatan Padakembang ada ±3.945 siswa/siswi Sekolah Dasar (SD), dan pada hari ini kami sudah mengirim surat untuk persetujuan orang tua.” Jelasnya
Lanjut Camat Dadang Tabroni, SH. MH menuturkan, pelaksanaan sosialisasi vaksinasi di kecamatan Padakembang ini kami melibatkan semua pihak, dari mulai kepala desa, perangkat desa, kepala sekolah yang ada di UPTD Pendidikan kecamatan Padakembang, tenaga kesehatan dari mulai kepala Puskesmas sampai Dokter, Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar semuanya berjalan lancar. tuturnya
“Mudah – mudahan hasil rapat pada hari ini pihak sekolah langsung mensosialisasikan kepada orang tua siswa/siswi untuk mendapatkan persetujuan bagi anaknya untuk di vaksin, karena program ini adalah program nasional sehingga harus ditindaklanjuti oleh kabupaten/kota ataupun kecamatan.” Ungkap Camat Dadang Tabroni, SH. MH

Masih Kata Camat Dadang Tabroni, SH. MH, menerangkan, Adapun nantinya ketika ada riwayat penyakit untuk anak yang akan di vaksin tentunya tim medis yaitu Dokter akan melakukan screening terlebih dahulu, dan anak itu didampingi orang tua, jadi bisa lebih tahu kondisi anak yang akan di vaksin ketika didampingi oleh pihak orang tua. Karena screening ini dilakukan untuk menjaga riwayat anak, dan disitu orang tua bisa menjelaskan kepada tim medis. terangnya
“Adapun untuk jenis vaksin nya yaitu Sinovac karena regulasinya sudah jelas ada keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, termasuk himbauan dari pihak puskesmas kepada kepala sekolah, dan sedikit saya tambahkan nanti setelah melaksanakan vaksinasi, siswa/siswi menunggu dulu ±30 menit sehingga tim medis bisa memantau pasca pelaksanaan vaksinasi.” Imbuhnya

Lanjut Camat Dadang Tabroni, SH.MH berharap, selain semua sektor bekerja dalam mensosialisasikan vaksinasi anak ini, mudah – mudahan semuanya berjalan lancar sesuai dengan rencana dan sesuai dengan arahan pimpinan. tandasnya.***UWA
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang