Bandung, analisaglobal.com — Persib Bandung menjadi salah satu tim peserta Liga 1 yang telah dipastikan lolos ke turnamen Piala AFC tahun 2023.
Kepastian itu diperoleh setelah Persib mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kedua klasemen.
Meski demikian, Persib Bandung dihadapkan pada persoalan baru, yaitu ketentuan regulasi yang ditetapkan AFC musim 2023-2024, terkait kuota pemain asing yang didaftarkan para peserta kompetisi bergengsi di Asia tersebut
Saat ini, AFC mengeluarkan aturan baru, yaitu format kuota 5+1. Artinya, AFC memperbolehkan lima pemain asing dari negara mana pun dan satu pemain asing asal Asia untuk setiap klub yang ikut AFC Cup dan Liga Champions Asia.
Selain itu, dalam laman resmi AFC Cup the-afc.com, batas jumlah pemain yang didaftarkan pun mengalami perubahan dari sebelumnya 30 menjadi 35 pemain.
Tujuannya untuk memperkuat kualitas, daya saing, dan status kompetisi Klub AFC. Namun, hal tersebut bertolak belakang dengan regulasi batas kuota pemain asing di klub peserta liga 1, yaitu format 3+1.
Jika sebuah tim Liga 1 yang berkompetisi di AFC Cup dan LCA harus mengontrak lima pemain asing untuk berlaga di ajang tersebut, dua pemain asing dipastikan “menganggur” terutama bila aturan Liga 1 belum mengubah untuk mengikuti aturan baru dari AFC ini.
Dengan kondisi ini Persib Bandung pun dihadapkan pada “buah simalakama”.
Di satu sisi, Persib harus memutar otak untuk segera mencari amunisi asing tambahan agar dapat berlaga di kompetisi AFC Cup. Namun, di sisi lain, dua pemain asing tambahan itu berpotensi tidak dapat berlaga di Liga 1 musim depan.
Terlebih saat ini Persib Bandung sudah memiliki Nick Kuipers, David da Silva, dan Bruno Cantanhede sebagai legiun asing luar Asia, serta Mohammed Rashid sebagai pemain asing asal Asia.
sumber : Fans Page FB KMB
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang