Diduga Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Asal – Asalan, Anggaran Swakelola Dinas PUPR, Dipertanyakan

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Setiap anggaran belanja ada pertanggungjawaban tidak luput dari pengawasan, namun lain halnya apabila angaran tersebut tidak diketahui publik, terlebih dalam pelaksanaan kegiatan tidak ada papan informasi untuk diketahui masyarakat.

Hal ini terjadi di lingkungan Dinas PUPR bidang Binamarga kabupaten Ciamis, padahal kegiatan swakelola sudah berjalan dari mulai tahun 2022, kegiatan pemeliharaan itu meliputi, babadan rumput di bahubjalan, penambalan lobang jalan, dan perbaikan sarana penunjang lainnya.

Adapun dalam pelaksanaan pengerjaan diduga kuat tidak memenuhi standar teknis. Untuk pengadaan bahan material pun tidak jelas perusahaan mana yang ditunjuk, tentu hal ini mengundang tanya bagi masyarakat selaku kontrol sosial.

Saat ditemui, H. Hilman selaku Kepala Bidang Binamarga dikantornya Kamis (14/04/2022) mengatakan, “Untuk anggaran swakelola pemeliharaan Jalan tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya, tahun ini anggarannya mencapai sekitar 7 Milyar Rupiah. Ucapnya

H. Hilman – Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Ciamis. Kamis (14/04/2022). Dods/analisaglobal.com

Untuk pelakasanaan penambalan bahan yang digunakan hotmix yang dibuat secara manual, karena kebutuhannya sedikit, lagi pula saat ini AMP hotmix belum ada yang produksi dan sebagai bahan material menunjuk perusahaan.

“Lebih lanjut Hilman mangatakan pengadaan aspal tidak dilelangkan karena kebutuhannya sedikit.” katanya

Ditempat terpisah menurut keterangan salah satu pemerhati yang berinisial SY dalam menyikapi hal ini mangatakan, “Setiap kegiatan anggaran pemerintah baik swakelola terlebih dilaksanakan oleh pihak ketiga/rekanan perlu adanya informasi publik, agar dapat diketahui oleh masyarakat, dari mulai pengadaan bahan material dan pelaksanaan pengerjaan. Jelasnya.

“Terlebih dalam pelaksanaan penambalan diduga terkesan asal – asalan, padahal untuk penambalan itu seharusnya dikoring terlebih dahulu agar kekuatan bisa lebih optimal, karena cor aspal sama halnya dengan cor beton, cuma yang membedakan media perekatnya saja.” Ungkapnya

Masih kata dia, Secara logika apabila kita menambal cor beton hanya dengan dipelester saja niscaya tidak akan kuat dan bertahan lama, beda hal nya apabila cor beton digali dahulu disesuaikan dengan ketebalannya, pasti kekuatannya akan bertahan lama, pantas saja penambalan jalan saat ini tidak bertahan lama, karena penangannaya tidak berdasar pada asal beres, dan disinyalir tidak berdasar pada teknis. tutupnya***Dods

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!