Miliki Lansia Terbanyak Se-Indonesia
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Menjelang peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), Tim survei dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yang dipimpin oleh Hijrah Manfaluty meninjau langsung tempat yang akan dijadikan Taman Lansia (Lanjut Usia) dan senam Lansia yang bertempat di Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, untuk dilaksanakannya kegiatan tersebut pada tanggal 29 Mei mendatang.
Dalam kunjungannya ke Cisayong, rombongan tim survei dari Kemensos RI disambut langsung oleh Camat Cisayong Drs. Asep Zamzam Nizar, MM, didampingi Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin, S.AP, TKSK, dan Pendamping PKH Kecamatan Cisayong serta TAGANA Kabupaten Tasikmalaya di Kantor Kecamatan Cisayong, Jum’at (13/05/2022).

Dikutip dari Inovatif89.com, Camat Cisayong Drs. Asep Zamzam Nizar, MM, mengungkapkan, Hasil Rapat kemarin di Op Room setda kabupaten Tasikmalaya, terus tadi pun ada zoom meeting dan kebetulan rapat kemarin ditindaklanjuti tadi dengan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) termasuk Rakor (Rapat Koordinasi), Alhamdulillah para Kepala Desa, Dinas Instansi merespon dengan baik untuk menyambut Hari Lanjut Usia Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya. Ungkapnya.
Kemensos RI Akan Gelar Peringatan HLUN di Kabupaten Tasikmalaya
“Adapun untuk kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya, dengan alasan bahwa Kabupaten Tasikmalaya Lansia nya itu terbanyak se-Indonesia dengan jumlah 28 ribu Lansia tunggal, janda maupun duda,” Jelasnya.
baca juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Lanjut Camat Asep Zamzam menuturkan, Insya Allah kami semeriah mungkin nanti puncaknya hari H tanggal 29 Mei akan diadakan di Lapang Sakti Lodaya Desa Cisayong, karena untuk lebih gebyar dengan kapasitas lapang diisi oleh para lanjut usia yang mengikuti senam Lansia dan aktivitas lainnya serta Tempat untuk Taman Lansia sekarang juga di survei, yang penting lahan sudah ada, hanya sesuai dan tidaknya tergantung nanti yang menyurvei baik dari Kementerian, TKSK termasuk Pak Kepala Desa yang penting kita sudah siap,” tuturnya.
Ditempat terpisah, Ketua tim survei dari Kemensos RI Hijrah Manfaluty saat dimintai keterangan usai meninjau untuk Taman Lansia di Lapang Volley Desa Cisayong dan peninjauan untuk pelaksanaan acara di Lapang Sepak Bola Sakti Lodaya menyampaikan, bahwa dalam kujungan ke Cisayong ini menindak lanjuti penetapan tempat peringatan Hari Lanjut Usia nanti tanggal 29 Mei di Tasikmalaya, ini merupakan rangkaian acaranya. Jadi kita mau melihat potensi-potensi apa khususnya di Desa Cisayong, ataupun Kecamatan Cisayong, yang bisa kita intervensi melalui program dari Kementerian Sosial. Paparnya
“Artinya dalam hal ini, karena konsepnya adalah memberdayakan Lansia sehingga nanti akan kita libatkan juga Lansia-lansia,” Ujarnya.

Masih kata dia, Adapun untuk bantuan sembako sudah ada dan itu sudah berjalan, yang non tunai itu juga ada, kemudian bantuan PKH juga bagi Lansia. Jadi sasarannya lebih kepada para Lansia yang ada di Tasikmalaya. Karena ini program keserasian sosial jadi yang bekerja warga disekitaran sini dan akan kita ajak bergotong royong berpartisipasi membangun Taman Lansia. Untuk pembangunan Taman Lansia bantuannya itu sebesar Rp. 150 juta, jadi tidak mesti taman ada aktivitas warga atau bergotong royong,” katanya.
Lanjutnya, Kalau untuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu ada datanya, bahkan saat ini teman-teman dari PSM, TKSK, hari ini sama besok melakukan assessment terutama Lansia. Kebutuhan Lansia seperti apa, kemudian kebutuhan RTLH juga dan saat ini masih proses dan jumlah penerima itu tergantung pengajuan. Jelasnya
“Atas rencana digelarnya peringatan HLUN di Kabupaten Tasikmalaya itu sudah keputusan dari pimpinan, ini atas dasar perintah pimpinan menjejaki di wilayah Tasikmalaya ini potensi apa, program apa yang bisa di kembangkan di sini. Salah satunya juga adalah jumlah Lansia nya terbanyak, kalau tidak salah sekitar 28.150 Lansia tunggal. Artinya dalam hal ini Lansia lebih diberdayakan, lebih diperhatikan, dengan berbagai program pemberdayaan maupun dilingkungan sekitarnya baik dari pemberdayaan ekonominya, pemberdayaan lingkungannya maupun penguatan kebutuhan dasar mereka,” tandasnya.***UWA
baca juga Alumni SMPN 6 Tasikmalaya Angkatan Tahun 2007, Gelar Santunan Anak Yatim Piatu
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang