Mensos Tri Rismaharini
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26. Dalam kesempatan tersebut, Mensos meninjau langsung program bantuan Rumah Tidak Layak Huni dan Taman Lansia di desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Minggu (29/05/2022).

Kunjungan Menteri Sosial Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T. ke Kabupaten Tasikmalaya didampingi oleh H. Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya, Kepala dinas sosial Dadan Wardana, Dirjen dan Sekjen Kemensos serta jajaran, Muspika Kecamatan Cisayong, dan warga Cisayong.
Meninjau Langsung Pembangunan Rutilahu dan Taman Lansia di Cisayong Tasikmalaya
Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T. mengatakan, Jadi di hari lansia ini kita ingin menangani yang paling dasar terhadap lansia sesuai data yang ada di kami, karena kami tidak bisa mengetahui, apakah lansia ini tunggal atau tidak, dan kemudian kami memberikan bansos dan permasalahan nya adalah rumahnya seperti yang tadi dilihat begitulah kejadiannya dan kondisi rumahnya sangat – sangat tidak memungkinkan dan menurut saya sangat tidak layak. Ucapnya.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
“Dengan agenda seperti ini kita akan libatkan seluruh pendamping kita untuk melakukan assessment yang sama, jadi kami bukan melihat data kemudian melihat kondisi rumah tapi kita melihat yang sebenarnya seperti apa, sehingga kita berharap nanti kedepannya bantuan – bantuan lebih real kebutuhannya, sehingga ada beberapa bantuan Rutilahu yang disini ternyata tidak ada listriknya dan kita juga bantu, dan alhamdulilah dari PLN juga membantu, kemudian tidak ada air dan kita harus carikan air jadi bukan hanya rumah yang mendapat bantuan.” Ungkapnya.

Lanjut Mensos Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T menambahkan, Kenapa bisa menjadi murah hanya Rp. 20 juta untuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni, karena ini gotong royong nya ibu – ibu ini, dan saya kemarin lihat videonya sedang mengangkat genteng dan batu bata, disitu lah kita akan tahu kebutuhannya, seperti tempat tidur tidak ada, kamar mandi tidak ada dan bagaimana mereka bisa istirahat dengan tenang. Imbuhnya.
“Mereka kan sudah lansia, misalkan mereka mau ke kamar mandi masa harus ke kamar mandi tetangga yang mungkin agak jauh dari rumah mereka ya kasihan, karena itu kita perbaiki dengan semestinya untuk kebutuhannya.” Pungkas Mensos Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T.

Yudi Cahyudin, S.AP selaku kepala desa Cisayong menyampaikan, Kunjungan Ibu Menteri ke Cisayong ini dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional, sekarang yang kebetulan dilaksanakan di kabupaten Tasikmalaya, ada beberapa program yang bertujuan membantu para lansia diantaranya merehab rumah tidak layak huni yang mana di desa Cisayong kecamatan Cisayong yang mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni adalah ibu Yayah seorang lansia tunggal yang merupakan warga kampung Babakan Sukarame. Ungkapnya.
“Selain membantu memperbaiki rumah, ibu Yayah juga akan mendapatkan bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial (Kemensos) sekitar Rp. 7 juta berupa barang untuk menunjang usahanya supaya terus berjalan.” Jelas Yudi Cahyudin.

Yudi Cahyudin juga menambahkan, sebetulnya di wilayah desa Cisayong ada sekitar ±80 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), baik yang masuk DTKS ataupun tidak, mudah – mudahan dengan kedatangan ibu Menteri ke kabupaten Tasikmalaya khususnya ke Desa Cisayong, kedepannya akan lebih di perhatikan lagi dari segala hal. Imbuhnya.***UWA
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang