Pererat Tali Silaturahmi Fotograper, GCP Gelar Hunting di Kampung Bungur Jalatrang Cipaku Ciamis

Pererat Tali Silaturahmi Fotograper

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Komunitas Galuh Culture Photography (GCP) kembali menggelar hunting/foto bareng. Sejumlah fotografer yang tergabung di komunitas GCP berdatangan ikut meramaikan kegiatan hunting di Kampung Bungur, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama fotografer yang sebelumnya digelar di berbagai lokasi di kawasan Ciamis.

GCP Gelar Hunting di Kampung Bungur Jalatrang Cipaku Ciamis

“Saya mengadakan acara ini agar fotografer lain bisa bertukar pengalaman dan ngopi bersama agar tidak bosan dalam bekerja,” ujar Herman Japrot selaku ketua Komunitas Galuh Culture Photography kepada analisaglobal.com di lokasi. Kamis (30/6/2022).

Selain itu, Herman Japrot menambahkan, kami selaku ketua mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa Jalatrang yang telah menyediakan tempat untuk acara ini.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“Khususnya kepala desa Jalatrang Dadi Haryadi yang mendukung kelancaran kegiatan kami,” tambahnya.

Ia berharap, acara ini tidak hanya diadakan sekali-sekali, kalau bisa acara seperti ini bisa diadakan setiap bulan. Bahkan Insya Allah pelaksanaan acara seperti ini bisa lebih semarak kedepannya.

“Acara seperti ini yang bisa dilakukan bergilir di tempat lain, lebih bagus lagi di tempat-tempat wisata di kabupaten Ciamis,” harap Herman.

Sementara itu, Kades Jalatrang Dadi Haryadi dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih kepada komunitas GCP yang kali kedua telah memilih Desa Jalatrang menjadi tuan rumah acara Silaturahmi Komunutas Galuh Culture Photography.

“Acara serupa sebelumnya dilaksanakan di wisata Kopi Djati, terimakasih kepada Komunitas GCP sekaligus juga dapat membantu mempromosikan Desa Jalatrang,” ujarnya

Selain itu, Wardrobe Ciamis Jevan menuturkan, sangat berkesan bagi saya karena acara seperti ini baru pertama kali bisa bergabung dengan komunitas fotografer. Busana yang kami gunakan untuk acara ini disesuaikan dengan budaya setempat, khususnya kabupaten Ciamis.

“Saya pribadi akan dapat terus berkolaborasi kedepannya untuk meningkatkan dan mempromosikan ikon-ikon yang ada di kabupaten Ciamis. Khususnya di bidang budaya, karena budaya Ciamis kita perlu di publikasikan baik dari seni batik, kebaya, kerajinan tangan, pakaian adat dan budaya juga,” tuturnya.

Akan sangat menarik jika kegiatan selanjutnya berada di tempat wisata di kabupaten Ciamis. Karena potensi kabupaten Ciamis juga perlu digali. Dalam artian fotografer tidak hanya fokus pada interiornya saja, tetapi kita juga bisa mengusulkan beberapa spot atau situs yang bisa jadikan lokasi kegiatan.

“Sebut saja acara tersebut akan diadakan di Kraton Selagangga, Ciung Wanara Karangkamulyan, Astana Gede, tempat wisata di kabupaten Ciamis. Selain itu juga akan mampu mengangkat budaya dan estetika yang ada di daerah tersebut,” jelas Jevan.

Jevan berharap, semoga acara seperti ini akan terus berlanjut karena ini bekerja dengan beberapa orang hebat seperti MUA, DGC, dan Wardrobe yang terkenal.

“Mudah-mudahan di periode berikutnya kita masih bisa mengadakan acara seperti ini,” harapnya.***A Hidayat.

Baca Juga Adanya Kasus DBD, Puskesmas Imbanagara Bersama Pemdes Imbanagara Laksanakan Fogging

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!