Bergulirnya Wacana Perubahan Nama Kabupaten Ciamis Menjadi Galuh
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Wacana pergantian nama Kabupaten Ciamis saat ini sedang bergulir, sebagai masyarakat tentu boleh memberikan sedikit pertanyaan-pertanyaan agar bisa lebih paham, dari sudut pandang apa pemerintah daerah Ciamis akan melakukan perubahan nama Ciamis menjadi Galuh.
Menurut tokoh politik dan juga tokoh masyarakat kecamatan Banjarsari kabupaten Ciamis yaitu yang akrab di sapa kang Asep Davi memberikan pandangan akan hal tersebut.
Ini Komentar Kang Asep Davi !!!
Menurutnya, Pergantian nama Ciamis menjadi Galuh mari kita bedah, apa urgensi yang melatar belakangi harus dilakukan perubahan ? beri kami penjelasan dari sudut pandang historis, yuridis maupun filosofinya. Ucapnya, Kamis (13/10/22) Kepada analisaglobal.com
“Kenapa hal ini kami pertanyakan, karena merubah nama Daerah akan berdampak pada perubahan berbagai macam surat-surat dan semacamnya, lantas harus berapa banyak nanti masyarakat menanggung biaya semua perubahan itu, kalaupun pemerintah daerah yang menanggung berapa biaya yang akan di keluarkan, berapa lama waktu yang di butuhkan untuk itu.” Jelasnya.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Kang Asep Davi juga mengungkapkan, dengan wacana perubahan nama Ciamis menjadi Galuh tentunya akan memerlukan biaya sangat besar, daripada membuang – buang anggaran untuk hal yang kurang penting, akan lebih bermanfaat disalurkan untuk peningkatan infrastruktur atau peningkatan ekonomi masyarakat yang masih amburadul. Ungkapnya.
“Sedikit saya ingin sampaikan tentang esensi dari perubahan, yaitu merubah dari yang kurang kepada yang lebih baik artinya membuat sebuah perubahan yang harus dirubah itu kondisi dalamnya, bukan namanya.” Ujar Kang Asep Davi.
Baca Juga Setelah Menanti 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Akhirnya Teken Perjanjian Kerja Bersama
Kang Asep Davi juga menuturkan, alangkah baiknya dimulai dari mengurangi angka kemiskinan, membuka lapangan kerja, peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) dan lainnya. Sekarang apa yang diharapkan dengan perubahan menjadi Galuh, apakah serta merta menjadikan masyarakat lebih Sejahtera, engga kan..?. Tuturnya.
“Yang melatar belakangi tulisan ini di buat karena kecintaan saya pada Bupati Ciamis agar tidak terjebak dalam retorika perubahan yang salah kaprah. Mari kita sikapi dengan bijaksana pernyataan seorang filsuf “William Shakespeare” apa arti sebuah nama, sebagus apapun nama tidak akan menjadi baik ketika yang di kasih namanya jelek.” Pungkasnya. (Red)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang