Komisi A DPRD Kabupaten Ciamis Kembali Persoalkan Rekrutmen PPPK

Komisi A DPRD Kabupaten Ciamis

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Menyusul laporan beberapa Sukwan Nakes yang tidak masuk Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK), Kemenkes RI, Komisi A DPRD Ciamis mendesak Dinas Kesehatan memperjuangkan nasib seluruh tenaga kesehatan (Nakes) untuk ikut seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tahun 2023.

Menurut Dinas Kesehatan, sebanyak 1.133 tenaga kesehatan telah diusulkan untuk seleksi PPPK 2023. Namun, di SISDMK Kemenkes baru 800 orang yang terdaftar.

Kembali Persoalkan Rekrutmen PPPK

“Soal tenaga kesehatan yang tidak masuk dalam SISDMK, katanya ada kesalahan berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan. Namun kesalahannya masih ratusan,” kata Jaenal dalam keterangannya dalam rapat bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan BKPSDM. Selasa (7/11/2022).

Komisi A juga meminta Dinkes menjelaskan berbagai tahapan proses rekrutmen, kendala yang dihadapi dalam proses rekrutmen PPPK Kesehatan.

Baca Juga Kapolsek Sukadana Polres Ciamis Laksanakan Giat Sambang ke Warga Yang Sakit

Misalnya, 53 tenaga kesehatan tidak bisa mengikuti seleksi PPPK karena tidak memenuhi syarat. Salah satu syarat administrasi calon PPPK penyelenggara pelayanan kesehatan adalah memiliki STR (Surat Tanda Registrasi).

“Kalau STR sudah habis masa berlakunya selama lima tahun, otomatis akan habis masa berlakunya dan tidak bisa mengikuti seleksi. Nah, persoalan itu harus diselesaikan oleh instansi terkait, Dinas Kesehatan, agar mereka (Sukwan) bisa tetap mengikuti seleksi. PPPK,” jelasnya.

Komisi A berpendapat bahwa nasib tenaga kesehatan Ciamis masih memiliki waktu untuk memperjuangkan agar dapat terus mengikuti proses seleksi. Komisi A DPRD Ciamis meminta dinas kesehatan mengambil langkah konkrit untuk memasukkan 300 tenaga kesehatan honorer ke dalam Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kementerian Kesehatan RI.

Secara terpisah, Ketua Komisi A Ade Amran menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja ini untuk mencari cara terbaik agar rekrutmen P3K dapat dilaksanakan secara maksimal. Selain itu, ada keluhan dari tenaga kesehatan honorer yang tidak ditempatkan karena tidak masuk SDMK.

“Kami berharap rekrutmen PPPK ini dapat memaksimalkan jumlah tenaga honorer yang telah mengabdi, prioritas tepat sasaran dan tentunya mengikuti mekanisme yang tepat agar hasilnya berkualitas. Bukan hanya PPPK Nakes saja, tapi tenaga pendidik dan lainnya. Kami ingin, khususnya bagi tenaga honorer dari daerah memiliki akses seluas-luasnya terhadap peluang yang ada,” pungkas politisi PKS. (A.Hidayat).

Baca Juga KPU Ciamis Menggelar Sosialisasi Pemilu dan Pilkada 2024 Bersama Puluhan Insan Pers

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!