Bersama BPOM RI, Anggota DPR RI Komisi IX Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.si Gelar Sosialisasi KIE di Gedung PGRI Kab. Cirebon

Sosialisasi KIE

Kabupaten Cirebon, analisaglobal.com — Badan POM RI bekerja sama dengan Mitra kerja Komisi IX DPR RI mengadakan Sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, informasi dan Edukasi (KIE). Acara yang di prakarsai BPOM RI Melalui Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Dan Pelaku Usaha Pangan Olahan tersebut bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Cirebon. Sabtu (10/06/23).

Acara tersebut pun dihadiri langsung oleh Perwakilan dari BPOM RI yang Di wakili oleh Ibu Samaoli Purba, atau yang biasa di panggil ibu “Oli”, nampak hadir pula perwakilan dari Komisi IX DPR RI Dr. Hj. Netty prasetiyani, M.si serta para peserta ataupun tamu undangan turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Hj. Netty selaku Anggota DPR RI dari Komisi IX mengatakan, bahwa ada 5 faktor keamanan Pangan, yang pertama yaitu menjaga kebersihan, dari kebersihan Diri kebersihan alat masak dan juga kebersihan lingkungan, lalu yang kedua memisahkan pangan mentah dan matang, karena kalau kita memasak masaklah dengan benar dan tepat lalu juga gunakan bahan baku yang aman dan air yang mengalir juga jernih, katanya.

Simpan Makanan Pada Suhu Yang Aman

“Selain itu juga kita harus menyimpan makanan pada suhu yang aman, ujarnya.

Baca Juga Anggota DPRI Komisi IX Hj. Nurhayati Menggelar Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi KIE Di Desa Sukasetia Cisayong

Ditempat yang sama, Ibu “Oli” sapaan akrab ibu Sarmaoli Purba selaku perwakilan dari BPOM RI menerangkan, bahwa kita harus perhatikan Kadar nilai Gizi dan bila menyangkut obat-obatan maka perhatikan keamanan dari obat tersebut dan juga Dosis yang di sarankan, karena ada 3 pilar yang bertanggung jawab akan keamanan pangan dan obat-obatan.

“Pilar yang pertama yaitu dari pihak pemerintah, sejauh mana pemerintah melakukan Pengawasan akan keamanan pangan dan obat-obatan, maka dari itu kami dari pihak pemerintah berusaha memberikan yang terbaik agar obat dan pangan yang beredar di masyarakat benar-benar aman dan bermutu,” terangnya.

Masih menurut ibu “Oli”, selanjutnya ada pada pihak produsen, karena tidak semua produsen mau bertanggung jawab akan keamanan produknya, karena ada produsen yang hanya berorientasi pada profit semata, kemudian pilar yang ketiga ada pada pihak masyarakat atau konsumen itu sendiri, sejauh mana masyarakat sadar dan peduli akan keamanan obat dan pangan yang di konsumsi, ungkapnya.

Dr. Hj. Netty dan Sarmaoli Purba pun berpesan kepada hadirin yang hadir khususnya dan masyarakat pada umumnya, agar waspada dan hati-hati bila akan mengkonsumsi obat dan makanan, kami juga menekankan agar masyarakat memperhatikan 5 pilar kebersihan pangan, tutupnya. (Nuralim)

Baca Juga Cek Harga dan Stok Bahan Pokok, Sat Samapta Polres Ciamis Polda Jabar Patroli Ke Pasar

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!