Berikan Keterangan Tidak Utuh Ke Beberapa Media Online, Gus Hendra : Itu Penghinaan Profesi Wartawan

Berikan Keterangan Tidak Utuh Ke Beberapa Media

Cilacap, analisaglobal.com – Dilansir dari beberapa pemberitaan dibeberapa media online, 3 hari yg lalu, Pelaksana Proyek Rehabilitasi Gedung SDN 2 Rawa Apu Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap Supriono, berikan keterangan tidak utuh.

Dalam keterangannya Supriono dirinya menyangkal telah melecehkan profesi wartawan dan bahkan mengaku itu hanya chattingan via WhatsApp (WA) dengan anak buahnya (pekerja).

Di pemberitaan beberapa media yang menulis statement bahwa Supriono mengaku itu bukan statement pak.

“Pekerja saya mengirim pesan melalui whatsApp saya, (ada orang datang Pa) saya balas whatsApp tersebut ke pekerja saya, mungkin media, ada pun terkait pesan whatsApp tersebut itu internal antara saya sama pekerja”.

Supriono juga menuturkan “Tidak bertujuan untuk melecehkan profesi wartawan, bahkan saya senang kedatangan wartawan selaku sosial kontrol”.

Gus Hendra : Itu Penghinaan Profesi Wartawan

Namun kenyataannya Supriono memberikan statement dalam chattingan dengan pekerja narasi yang disampaikan tidak utuh.

Adapun isi chattingan dari pekerja ke Supriono yang sebenarnya sebagai berikut :

Pekerja : Ada yang nanya Pa, ini saya ga tau siapa.
Supriono: Dari media mas biasa minta duit biasanya. Tinggal pulang aja mas.

Padahal itu sudah jelas melecehkan sebuah profesi wartawan, yang tentu sangat melukai dan mencederai temen – temen wartawan.

Seperti yang di ungkapkan Gus Hendra yang juga seorang Wartawan, saya merasa kecewa dan sakit hati dengan adanya statement Supriono, chattingan dengan pekerjanya yang melecehkan profesi wartawan, ucapnya kepada analisaglobal.com, Kamis (19/10/2023).

Baca Juga Program TMMD Ke-118 Kodim 0613/Ciamis Di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Resmi Ditutup 

“Sangat disayangkan Supriono berikan statement klarifikasi ke beberapa media online yang tidak tahu kronologisnya dengan memberikan statement tidak utuh alias bohong, harusnya berikan klarifikasi memanggil media yang bersangkutan”, kecewanya.

Gus Hendra yang sebelumnya tidak mengenal Supriono dan belum pernah bertemu, menyesalkan atas narasi chattingan Supriono di WA dengan pekerjanya, belum juga apa – apa sudah menjustifikasi seolah kedatangannya ke lokasi seolah kami meminta duit, padahal kami selaku sosial kontrol hanya ingin mempertanyakan pekerjaan yang anggaran bersumber dari masyarakat tersebut, paparnya.

Adapun sesampainya di lokasi kami normatif dan selaku pilar demokrasi yang tugas fungsi kami sosial kontrol, ke pekerja pun hanya menanyakan papan proyek yang belum di pasang dan pekerjaan sudah di mulai, ucap Gus Hendra.

Lebih lanjut Gus Hendra menambahkan bahwa pekerja pun memberikan jawaban simple saya tidak tahu Pa, itu pun awalnya ga jadi permasalahan dan bahkan Alat Pelindung Diri (APD) pun belum ada, seraya menyampaikan apa yg disampaikan pekerja saat itu.

“Tidak jadi soal, tadinya kami mau langsung menuju ke kegiatan lain untuk liputan, namun sebelum berangkat malah dapat kabar yang tidak mengenakan”, jelasnya.

Menyikapi perihal tersebut kami tentu meminta kepada yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya, tandas Gus Hendra. (driez)

Baca Juga Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Resmi Membuka Bazar UMKM Bakauheni Fair 2023

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!