RSUD Ciamis
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Dalam rangka membantu masyarakat yang mengidap penyakit katarak dan tidak tercover oleh BPJS. RSUD Ciamis akan melaksanakan operasi katarak secara gratis.
Adapun operasi katarak tersebut di dukung oleh PT. Erela dan dari zakat infaq shodaqoh aktivitas hospitalia RSUD Ciamis dan di ikuti oleh 50 orang pasien katarak.
dr. Bayu Yudiawan selaku kabid pelayanan RSUD Ciamis menuturkan, kegiatan operasi katarak sebanyak 50 pasien yang mana ini merupakan operasi kegiatan bakti sosial yang sebelumnya sudah dilaksanakan dan di tahun 2024 ini kita mencoba sesuatu yang memang direncanakan secara sistemik dan sustenabel berkelanjutan.
“Jadi kita ada program penyakit tidak menular disitu ada beberapa skrining penyakit yang akan ditetapkan dan tindak lanjut, diantaranya termasuk penyakit hipertensi dan diabetes yang didalamnya ada kesehatan indera,” tuturnya, Sabtu (02/3/2024).
Akan Melaksanakan Operasi Katarak Secara Gratis
dr. Bayu Yudiawan juga menjelaskan, para dokter ahli mata dan komunitas optamologi sudah mulai melihat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berupa kegiatan yang bisa meningkatkan langsung angka pengobatan atau kesehatan yang ada terutama yang memang berpengaruh langsung terhadap kemampuan indera dan mengetahui produktivitas masyarakat diantaranya adalah penyakit katarak, jelasnya.
“Komunitas optamologi membuat suatu aplikasi dimana ada setting kesehatan ini disusun streaming penyakit-penyakit yang menyebabkan fungsi penglihatan sangat menurun diantaranya, refraksi visus, memerlukan tindakan definitif, fasilitas Kesehatan tingkat pertama dari Puskesmas ada screening rutin terhadap masyarakat sehingga akan terdata. Diaplikasi ada namanya sinicek aplikasi dari Cicendo yang baru diterapkan di berbagai kota seperti, Bandung, Bandung Barat, Subang, termasuk Ciamis, sehingga data itu menjadi data yang sustainable secara terus-menerus,” ungkapnya.
Kegiatan CSR ini tidak hanya gebrakan saat ini semata, mudah-mudahan kegiatan ini terus-menerus karena didasari berdasarkan sistem, jadi kita mengintervensi dan menindak pasien-pasien yang terjaring oleh fasilitas kesehatan, ujarnya.
dr. Bayu Yudiawan mengatakan, untuk Kabupaten Ciamis kita mendapatkan kemampuan untuk mengintervensi masyarakat dengan musibah penyakit katarak sebanyak 50 orang yang tidak mampu. Dengan bantuan donatur dari PT Erela dan dari zakat infaq shodaqoh aktivitas hospitalia RSUD Ciamis sebanyak 20 orang dan dari PT Erela 30 orang.
“Kita ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat dengan minimal invasi Karena untuk operasi pakai insisi rata-rata kurang dari 2 mili, sangat kecil dan teknologi iol lensa lipat,” katanya.
Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini menjadi salah satu pilot project untuk mengundang lagi CSR, donatur yang lebih luas demi kesehatan masyarakat, karena dengan perbaikan derajat kesehatan mata akibat katarak, ketika penglihatannya menjadi bagus dan akan menjadi lebih produktif lagi karena mata adalah jendela dunia, harap dr. Bayu Yudiawan.
“Selanjutnya, untuk kegiatan tanggal 3 Maret 2024, selain operasi katarak ada juga kegiatan sosial berupa pemberian sembako yang akan diberikan langsung oleh Bupati Ciamis,” pungkas dr. Bayu Yudiawan. (Dods)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang