Penanganan Kasus DBD di Ciamis Seolah Tiada Hasil, Kasus DBD Terus Meningkat

Penanganan Kasus DBD di Ciamis

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Upaya Penekanan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Ciamis seolah tidak ada hasil, yang mana peningkatan kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Ciamis saat ini terus meningkat.

Tercatat dari data Dinas Kesehatan Ciamis sampai tanggal 20 Maret 2024 sebanyak 355 kasus dengan 3 orang meninggal. Adapun dari 355 kasus DBD diantaranya 182 (laki-laki) dan 173 (perempuan).

Adapun data jumlah kasus DBD dari bulan Januari (58), Februari (151) dan Maret (146).

Sebaran kasus DBD menurut usia:
< 1 tahun = 7 kasus
1-4 tahun = 9 kasus
5- 15 tahun = 64 kasus
15-44 tahun = 183 kasus
> 44 tahun = 92 kasus

Peningkatan kasus DBD salah satunya terjadi di wilayah kerja puskesmas Imbanagara yang mana 1 orang meninggal dunia.

Kasus DBD Terus Meningkat

Amril Nurman Bagian Program Puskesmas Imbanagara menuturkan, kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Imbanagara yang meliputi 5 Desa diantaranya Desa Pawindan, Panyingkiran, Cisadap, Imbanagara dan Imbanagara Raya tercatat dari bulan Januari sampai 20 Maret 2024 terdata 18 Kasus dengan 1 orang meninggal, tuturnya. Rabu (20/03/2024).

“Adapun warga yang meninggal tersebut salah satu warga Dusun Warungkulon RT 02/02 Desa Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis, korban tersebut tercatat sebagai pelajar siswa SDN 2 Imbanagara raya,” jelas Amril.

Baca Juga Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin Tinjau Pembagian Bantuan Pangan di Manonjaya

Untuk tindakan sendiri, Amril menambahkan, kita dari awal sudah komitmen dengan pemerintah terkait pencegahan DBD, diantaranya melaksanakan PSN dan sosialisasi kepada warga. Selanjutnya dengan penanganan sendiri kita melakukan penelitian jentik di lingkungan warga, imbuhnya.

“Saya mengajak kepada warga untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk seperti di tempat tempat penyimpanan air dan apabila dilingkungan terdapat warga yang sakit dan mengarah ke DBD agar secepatnya dilakukan pengobatan baik ke Puskesmas atau ke rumah sakit,” ajak Amril.

Selain itu juga, saya mengimbau kepada warga agar sering melaksanakan PSN seminggu sekali serta melaksanakan 3M plus dan menjaga pola hidup sehat jangan sampai kita terlena dan terlambat dalam penangananya, imbaunya.

Ia juga mengatakan, kasus DBD saat ini banyak menyerang siswa atau pelajar sehingga saya berharap kepada Dinas Pendidikan agar diadakanya sosialisasi di sekolah sekolah terkait pencegahan dengan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Kata Amril. (Dods)

Baca Juga Bupati Ciamis Soroti Peran Penting Perawat Sebagai Garda Terdepan Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!