Satu Tahun Berlalu, Bonus Atlet Cabor Dayung Rowing Belum Cair

Satu Tahun Berlalu

Pangandaran, analisaglobal.com — Janji tinggal janji, bonus atlet Cabang Olahraga (Cabor) hingga kini tak kunjung diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran.

Orang tua Rendi (21), Mislam (52) peraih medali emas tahun 2023 lalu, masih berharapan Seorang Ayah Dari Atlet Dayung Rowing Asal Pangandaran Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran. (Senin,10/06/2024)

Salah satu Atlet Cabor Dayung Rowing putra daerah Pangandaran Rendi Setia Maulana, yang beralamat di Dusun Ciawitali Rt/Rw 04/08 Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, setelah dua tahun berlalu, mengharapkan perhatian dari Pemerintah Daerah Pangandaran, namun harapan tersebut sirna ketika janji bonus yang disampaikan oleh Bupati hingga sekarang tidak terealisasi.

analisaglobal.com menelusuri untuk mewawancara Rendi dirumahnya, namun sayang setelah sampai dirumahnya, Rendi tidak berada ditempat, kami pun disambut oleh kedua orang tuanya, menurut Mislam (52) ayah Rendi mengatakan, bahwa Rendi sekarang tidak berada dirumah, Rendi sudah lama berada di Purwakarta, “ucap Mislam

Bonus Atlet Cabor Dayung Rowing Belum Cair

Rendi sudah mengikuti beberapa kali pertandingan di dalam negeri maupun luar negeri, Rendi pun dulu di tahun 2022 pernah mengikuti pertandingan Pekan Olah Raga Provinsi XIV Jawa Barat, dan Alhamdulillah mendapatkan medali emas. Mislam pun memperlihatkan penghargaan, medali,sertifikat dan Piagam-piagam yang pernah diraih Rendi selama ini kepada para awak media.

Tapi ada yang sangat disayangkan oleh Mislam ayah Rendi, ketika Rendi mengikuti pertandingan Pekan Olah Raga Provinsi XIV Jawa Barat di tahun 2022, yang mengatasnamakan utusan Kabupaten Pangandaran, Rendi meraih medali emas, waktu itu Rendi akan mendapatkan bonus dari Pemda Pangandaran, tapi sampai saat ini sudah dua tahun berlalu, bonus tersebut belum terealisasi, sampai – sampai Rendi berangkat ke Purwakarta. “ Imbuhnya”.

Padahal Mislam sudah pernah menanyakan langsung ke Koni dan bangkan ke Bupati langsung, tapi katanya harap bersabar dan bersabar. “ Tuturnya”.

Baca Juga Jelang Pilkada 2024, Ketua DPC PWRI Kab. Tasikmalaya Ajak Seluruh Pengurus Dan Anggota Untuk Menepis Berita Hoax

Harapan Mislam untuk putranya, yaitu Rendi, jangan ngasih bonus saja, yaa…. walaupun sekarang bonusnya belum diterima anak saya, karena seseorang itu juga perlu masa depan, misalkan ketika di kabupaten Pangandaran ada orang yang berprestasi, dan mengharumkan nama baik daerah Kabupaten Pangandaran, kenapa tidak untuk diajukan menjadi PNS, atau diperjuangkan untuk masuk menjadi TNI atau POLRI, paparnya.

Saya pernah bilang sama Pak Bupati waktu itu untuk diajukan menjadi PNS atau dipekerjakan, tapi jawabannya waktu itu “ tenang kang, kan masih muda”, itu jawabannya, memang waktu itu Rendi masih berumur 19 tahun, sekarang sudah berumur 21 tahun, intinya untuk anak saya diharapkan bonusnya terealisasi dan ada perhatian khusus lah”, tandas Mislam.

Sementara ditempat yang sama Kepala Dusun Ciawitali Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran Herli Suherli, mengatakan bahwa, untuk hal bonus itu kami tidak ikut campur, karena itu adalah privasi Rendi dan keluarga, tapi saya atas nama pemerintahan setempat, sangat bangga dengan Rendi, yang berangkat dari keluarga biasa yaitu nelayan dan petani, tapi bisa membuktikan mengangkat derajat dan martabat kedua orang tuanya, serta kampung dan Kabupaten Pangandaran.

Herli Suherli pun menceritakan awal perjuangan Rendi, sampai saat ini Rendi menjadi anak yang berprestasi, Pokoknya kami bangga, pungkasnya sambil menguraikan air mata. (driez)

Baca Juga Ratih Warga Desa Mangunreja Penderita Kanker Payudara Memerlukan Bantuan Dan Perhatian Khusus

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!