Kontroversi Proyek Ruas Jalan Cikurantung, Warga Tuduh Pejabat Desa Mandalasari Berbohong

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pernyataan kasi Kesos desa Mandalasari kecamatan Puspahiang yang menuai kontroversi terkait keterlambatan pekerjaan karena faktor alam diduga tidak mendasar dan bohong, hal tersebut di ungkapkan oleh salah seorang warga mandalasari saat menghubungi wartawan analisaglobal.com melalui sambungan telepon WhatsApp (WA). Sabtu (01/02/2025).

Tidak hanya itu saja, Ia juga mengirimkan berita proyek Cikurantung kepada wartawan yang meliput dan menulis berita pembangunan jalan Cikurantung desa Mandalasari kecamatan Puspahiang.

Selain itu, Ia juga menyebutkan bahwa pernyataan Lutfi selaku kasi kesos yang mengatakan bahwa terlambatnya pengerjaan proyek jalan Cikurantung akibat adanya pekerjaan jalan kabupaten itu pernyataan bohong dan tidak mendasar.

“Untuk lebih jelas terkait keterlambatan pengerjaan silahkan temui atau datangi suplayer material bahan bangunan di Mandalasari,” katanya.

Baca Juga YBM PLN UP3 Tasikmalaya Serahkan Bantuan Asrama Putra untuk Pondok Pesantren Miftahul Falah

Saat didatangi ketempat bekerja, Ia masih bersikukuh bahwa pernyataan kasi kesos itu bohong dan harus di luruskan, tegasnya.

Terkait hal tersebut analisaglobal.com mencoba mengklarifikasi pernyataan yang dia anggap bohong tersebut kepada Lutfi selaku kasi kesra. Lutfi menyebutkan bahwa apa yang saya ucapkan baik dimedia online maupun YouTube semuanya sangat berdasar dan tidak bohong, saya tidak mengada ngada, ucapnya.

“Selain adanya proyek jalan kabupaten dan faktor cuaca, 8 titik pekerjaan proyek Dana desa 2024 jadi salah satu faktor juga, saya sangat menghargai pendapat warga tersebut, itu hak mereka, dan bila pihak media akan menemui pihak suplayer mari kita sama sama kepihak suplayer bersama bendahara Desa agar lebih jelas permasalahannya,” pungkas Lutfi.

Permasalahan Desa Mandalasari yang menjadi pekerjaan rumah baik pemdes maupun kecamatan adalah mangkirnya sekretaris Desa, sedangkan dari tupoksinya sebagai sekdes yang kini entah kemana, juga kepengurusan BUMDes yang ketika akhir masa jabatan ketuanya tidak ada sertijab baik aset dan administrasi BUMDes. (Yos Muhyar)

Baca Juga ASDP Optimalkan Layanan dan Keselamatan Penyeberangan di Tengah Lonjakan Arus Balik dan Cuaca Ekstrem

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!