Ketua WALPIS Mengutuk Keras Pihak Kemenag yang Diduga Karaoke Dangdutan di Malam Tahun Baru Islam

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah yang jatuh pada Kamis (27/6/2025) menjadi momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya. Momentum ini biasanya diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, doa bersama, santunan sosial, dan berbagai kegiatan positif lainnya yang sarat dengan nilai-nilai spiritual.

Namun, suasana hikmat tersebut justru tercoreng oleh sebuah kejadian yang dinilai tidak pantas di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya. Beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pegawai Kemenag Kabupaten Tasikmalaya diduga sedang karaoke dangdut sambil berjoget di halaman kantor pada malam pergantian Tahun Baru Islam.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Wahana Lingkungan dan Pendidikan Sosial (WALPIS), Riyan Nurfalah, angkat bicara dan menyampaikan kekecewaannya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh oknum di lingkungan Kemenag tersebut sangat tidak mencerminkan etika dan norma keagamaan, terlebih dalam momen yang sakral seperti 1 Muharram.

Baca Juga Pemkab Tasikmalaya Bersinergi dengan HPDKI Gelar Pesta Patok dalam Rangka Hari Jadi ke-393

“Saya sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. Seharusnya pihak Kemenag Kabupaten Tasikmalaya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam memperingati Tahun Baru Islam, bukan malah melakukan kegiatan yang jauh dari nilai-nilai religius,” tegas Riyan Nurfalah kepada analisaglobal.com.

Lebih lanjut, Riyan Nurfalah menyatakan bahwa dirinya mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh oknum pegawai Kemenag yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Ini jelas sangat tidak pantas. Kami dari WALPIS mendesak agar pihak terkait segera melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi, apalagi dilakukan oleh instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pembinaan moral dan keagamaan masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kemenag Kabupaten Tasikmalaya terkait beredarnya video tersebut. (Win)

Baca Juga Jaga Keselamatan, PLN Pangandaran Sosialisasikan Peduli Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!