122 Tahun Perjalanan Pemimpin Cisadap: Menelusuri Jejak Sejarah dari Masa ke Masa

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Milangkala ke-122 Desa Cisadap tahun ini menjadi momen istimewa. Tidak hanya dirayakan dengan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi ajang untuk membuka kembali lembaran sejarah desa melalui publikasi silsilah kepemimpinan sejak tahun 1903. Langkah ini disambut antusias masyarakat karena memberi sudut pandang baru tentang perjalanan panjang desa yang terus tumbuh hingga kini.

Dalam dokumen yang dirilis pemerintah desa, tercatat 14 tokoh yang pernah memegang tampuk kepemimpinan Cisadap. Mereka hadir dari generasi yang berbeda, membawa gaya kepemimpinan yang berbeda pula, namun tetap memiliki benang merah yang sama: mengabdi untuk masyarakat.

Berikut daftar lengkap para pemimpin Desa Cisadap:

1. H. Rafi’i (1903–1910)

2. Wiranta Diredja (1911–1917)

3. Wiratmadja (1918–1927)

4. Sudarma (1928–1936)

5. Raden Giri (1937–1949)

6. H. Idjadji Kartaatmadja (1950–1953)

7. Sukarsa Hardja (1954–1970)

8. Gandara Kartadidja (1971–1979)

9. Karshoma (1980–1988)

10. Sodikin Saputra, B.A. (1988–2007)

11. H. Ludi Mara, S.E. (2007–2009)

12. Heri (Pjs.) (2009–2010)

13. H. M. Muslih, S.IP (2010–2016)

14. Sodikin Saputra (2016–2022)

15. H. M. Muslih, S. IP ( 2023 – sekarang )

Baca Juga Final SFC Basket Diundur, KCD XIII Larang Pertandingan Malam Usai Insiden Pelemparan Batu

Jejak kepemimpinan ini menggambarkan bahwa Cisadap bukan hanya sekadar wilayah administrasi, tetapi sebuah komunitas yang tumbuh karena kerja keras, dedikasi, dan peran besar para pemimpinnya. Setiap periode membawa cerita, perjuangan, dan perubahan. Dari masa kolonial, transisi kemerdekaan, hingga era pembangunan modern, Cisadap terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

“Ini bukan sekadar daftar nama, tetapi catatan sejarah yang menjadi identitas desa. Mereka adalah orang-orang yang telah menanam fondasi bagi kemajuan Cisadap hari ini,” ujar perwakilan pemerintah desa dalam peringatan Milangkala.

Publikasi silsilah ini diharapkan dapat membuka wawasan generasi muda tentang perjalanan panjang desanya, sekaligus memberikan inspirasi bahwa estafet kepemimpinan harus terus dijaga. Dengan memahami sejarah, masyarakat dapat melangkah lebih kuat menuju masa depan.

Momentum Milangkala ini menjadi pengingat bahwa perjalanan 122 tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah rentang penuh perjuangan yang membentuk karakter Cisadap sebagai desa yang rukun, mandiri, dan terus bergerak maju. (Dods)

Baca Juga Diduga Alami Microsleep, Minibus Hantam Gerobak dan Motor di Kota Banjar: Empat Orang Luka-Luka

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!