Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu mengakibatkan banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) mengalami kerusakan hingga padam.
Kepala Bidang Teknis Sarana (Teksar) Dinas Perhubungan (Dishub) Ciamis melalui staf Bidang Teksar, Teddy Heryadi, menuturkan bahwa pasca cuaca ekstrem tersebut pihaknya menerima peningkatan laporan dari masyarakat terkait PJU yang rusak atau tidak berfungsi.
“Laporan dari masyarakat meningkat, terutama terkait PJU yang terdampak bencana alam atau angin kencang,” ujar Teddy. Kamis, 5/3/2026
Ia menjelaskan, wilayah yang paling banyak mengalami gangguan PJU di antaranya Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, dan Pamarican. Meski demikian, pihak Dishub terus melakukan penanganan secara bertahap di lokasi-lokasi yang terdampak.
“Kami bersama tim terus mengeksekusi perbaikan. Sebagian sudah diperbaiki, namun masih ada yang belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan komponen yang tersedia,” jelasnya.
Baca Juga Sekda Ciamis Ingatkan Jurnalis Jaga Etika dan Akurasi Informasi di Pesantren Ramadan
Menurut Teddy, kerusakan PJU terjadi akibat berbagai faktor, seperti tersambar petir, tertimpa pohon tumbang, hingga gangguan pada jaringan listrik. Namun, dari sejumlah kejadian yang dilaporkan, sebagian besar disebabkan oleh gangguan jaringan akibat sambaran petir.
“Banyak PJU yang mati karena jaringan terkena petir, sehingga menyebabkan lampu tidak berfungsi,” tambahnya.
Dishub Ciamis juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan PJU yang padam atau rusak, terutama di wilayah yang terdampak cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, jika ada PJU di sekitar wilayahnya yang terdampak bencana atau tidak menyala, silakan segera dilaporkan sesuai prosedur agar dapat segera kami tindak lanjuti,” pungkas Teddy. (Dods)
Baca Juga Diduga Ada Pembiaran, Peredaran Obat Keras Tramadol Bebas di Kontrakan Jalan Nagreg Resahkan Warga
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang