Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan setelah puluhan pelajar di SMA Negeri 1 Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya diduga mengalami keracunan usai menyantap menu yang disediakan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala seperti muntah-muntah, pusing, hingga sesak napas setelah mengonsumsi makanan MBG dengan menu sayur sop.
Sebanyak 20 siswa langsung dilarikan ke Puskesmas Cisayong oleh pihak sekolah untuk mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, satu orang siswa harus dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa karena kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Salah satu orang tua siswa, Mita (16), mengungkapkan bahwa anaknya mulai merasakan gejala beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut. Ia menyebutkan, menu yang disantap saat itu adalah sayur sop dari program MBG.
“Usai makan MBG menunya sayur sop, rasanya aneh,” ungkapnya, Kamis malam (9/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa gejala yang dialami anaknya cukup serius. “Sekitar malam hari mulai terasa sesak napas, diare, mual, dan pusing,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, Mita tidak mengonsumsi kembali menu MBG yang dibagikan keesokan harinya. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah siswa lain mengalami keluhan serupa.
“Teman-temannya juga banyak yang diduga keracunan,” tambahnya.
Diketahui, makanan MBG tersebut diproduksi oleh dapur penyedia yang disebut sebagai Dapur atau SPPG Cisayong 1 atau Mitra Yayasan Salman yang beralamat di Babakan Sukarame Desa Cisayong, dengan menu terdiri dari nasi, sop ayam, tempe goreng, dan buah melon.
Dari total 861 siswa yang menerima makanan MBG di sekolah tersebut, saat ini sebanyak 20 orang diduga mengalami keracunan dengan tingkat gejala yang bervariasi, sampai berita ini diturunkan korban diprediksi masih terus bertambah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kejadian tersebut. Namun, kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG yang seharusnya mendukung kesehatan para pelajar. (AD/WK)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang