Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kepala SPPG Nusantara Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, Febi Adrian, S.Kom, menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pelayanan kepada para penerima manfaat, seiring pelaksanaan program yang mengacu pada kebijakan Presiden.
Ia menjelaskan, SPPG Nusantara Werasari mulai beroperasi sejak 19 Agustus 2025, dan sejak awal telah berkomitmen memberikan pelayanan optimal, baik dari sisi jumlah maupun kualitas.
“Komitmen utama kami adalah menghadirkan pelayanan terbaik. Tidak hanya dari kapasitas menu, tetapi juga peningkatan kualitas layanan melalui penguatan infrastruktur serta kelengkapan peralatan,” ujarnya. Selasa. (5/5/2026).
Pada tahun 2025, fokus utama SPPG adalah peningkatan penyerapan penerima manfaat. Seiring dengan semakin stabilnya jumlah penerima, kini SPPG mulai mengembangkan aspek kualitas layanan secara lebih maksimal.
Salah satu langkah konkret adalah menghadirkan menu yang lebih bervariasi sesuai dengan klasifikasi penerima manfaat. Febi mencontohkan, balita usia 6–12 bulan mendapatkan perlakuan khusus dalam penyusunan menu karena belum dapat mengonsumsi makanan umum.
“Kami benar-benar memperhatikan secara detail kebutuhan setiap penerima manfaat, sehingga layanan yang diberikan tepat sasaran,” jelasnya.
Selain itu, SPPG juga berkomitmen pada aspek edukasi gizi. Edukasi telah dilakukan di sejumlah sekolah, salah satunya di MI Cikalagen, dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya gizi bagi kesehatan dan kemampuan belajar.
“Anak-anak perlu memahami bahwa asupan gizi sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan prestasi mereka di sekolah,” tambahnya.
Baca Juga Polres Ciamis Raih Juara Harapan 1 Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026
Di sisi lain, SPPG Nusantara Werasari juga berupaya memperkuat dampak program terhadap perekonomian masyarakat. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kapasitas para pemasok lokal, termasuk petani, peternak, dan pelaku UMKM.
“Sebagian besar kebutuhan komoditas seperti protein nabati (tahu, tempe) dan protein hewani (ikan dan ayam) sudah mulai terserap dari wilayah Sadananya. Meski belum sepenuhnya optimal karena standar SPPG yang cukup tinggi, kami terus mendorong peningkatan kapasitas para pelaku usaha lokal,” ungkap Febi.
Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra terkait guna meningkatkan kualitas produksi agar dapat memenuhi standar SPPG.
Sebagai penutup, Febi menyampaikan harapannya agar SPPG Nusantara Werasari terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan semakin maksimal. Ini adalah proses yang membutuhkan waktu, namun kami optimistis ke depan akan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Dods)
Baca Juga Bupati Tasikmalaya Lantik dan Ambil Sumpah 36 PNS
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang