Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Pemerintah Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, menegaskan pentingnya menjaga dan memahami sejarah sebagai fondasi pembangunan desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan napak tilas ke Situs Makam Dipati Bratakusumah di Desa Nagaratengah, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, menjelang peringatan Hari Jadi Desa Imbanagara ke-210.
Kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan sejarah, melainkan upaya menelusuri kembali jejak perpindahan pusat pemerintahan Galuh yang memiliki keterkaitan erat dengan lahirnya Imbanagara.
Kepala Desa Imbanagara melalui Sekretaris Desa, Guntara, mengatakan napak tilas dilakukan untuk mengingat kembali fakta sejarah bahwa Nagaratengah pernah menjadi pusat pemerintahan yang memiliki hubungan langsung dengan Imbanagara.
“Napak tilas ini menjadi pengingat bahwa Imbanagara tidak lahir begitu saja. Ada perjalanan sejarah panjang yang menghubungkan Nagaratengah dengan Imbanagara sebagai bagian dari perkembangan peradaban Galuh,” ujarnya. Minggu, (14/6/2026).
Baca Juga RSUD Ciamis Gelar Donor Darah dan Senam Massal Meriahkan Hari Jadi Ciamis ke-384
Menurut Guntara, situs yang dikunjungi merupakan makam Dipati Bratakusumah, tokoh penting yang pernah memimpin wilayah Nagaratengah. Dalam perkembangannya, kawasan tersebut kemudian menjadi bagian dari perluasan kekuasaan Mataram setelah terjadi perubahan pusat pemerintahan.
Ia menjelaskan, perpindahan pusat pemerintahan dari Nagaratengah ke Imbanagara terjadi pada masa Raden Panji sekitar tahun 1642. Peristiwa tersebut menjadi salah satu tonggak sejarah penting yang menandai lahirnya Imbanagara sebagai pusat pemerintahan baru pada masanya.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa sejarah desa memiliki akar yang kuat. Hari Jadi Imbanagara ke-210 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan dan jasa para leluhur,” tegasnya.
Guntara menambahkan, penghormatan terhadap sejarah merupakan bagian dari upaya menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, generasi muda harus mengetahui asal-usul daerahnya agar memiliki rasa bangga dan tanggung jawab untuk melanjutkan warisan para pendahulu.
Kegiatan napak tilas tersebut diikuti oleh unsur Pemerintah Desa Imbanagara, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, Karang Taruna, serta panitia Hari Jadi Desa Imbanagara ke-210.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Imbanagara berharap nilai-nilai sejarah, perjuangan, dan kebersamaan yang diwariskan para leluhur dapat terus hidup dan menjadi pijakan dalam membangun desa yang maju tanpa melupakan akar budayanya. (Dods)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang