Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — RSUD Ciamis meluncurkan gagasan inovasi “SI MANIS Ambulans” (Sistem Informasi dan Manajemen Layanan Ambulans) sebagai langkah meningkatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Gagasan tersebut dipaparkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Rabu (29/7/2026).
Kasubag Tata Usaha RSUD Ciamis, Aris Sukmayana, mengatakan inovasi tersebut lahir dari hasil evaluasi terhadap indikator kinerja layanan kegawatdaruratan, khususnya Indicator Clinical Death (ICD) atau angka kematian pasien dalam waktu kurang dari delapan jam setelah mendapatkan pelayanan.
Berdasarkan hasil evaluasi, angka kematian pasien masih mencapai 5,19 per mil, sementara Standar Pelayanan Minimal (SPM) nasional menetapkan batas maksimal 2 per mil. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan perlunya upaya percepatan penanganan pasien pada golden period atau waktu emas penyelamatan.4
“Faktor penyebabnya antara lain kondisi pasien yang sudah berat atau kritis saat tiba di rumah sakit, keterlambatan proses evakuasi medis, hingga kendala biaya transportasi ambulans yang masih menjadi beban bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Aris.
Sebagai solusi, RSUD Ciamis menggagas SI MANIS Ambulans, sebuah sistem yang mentransformasi layanan ambulans dari yang semula berbasis retribusi menjadi pelayanan yang mengedepankan fungsi sosial.
Melalui sistem ini, proses verifikasi penerima manfaat dilakukan secara real time dengan mengintegrasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Call Center 119, sehingga penerima layanan dapat dipastikan memenuhi kriteria secara cepat, tepat, dan akurat.
Baca Juga Tiga Desa Wisata Ciamis Masuk 15 Besar SWJ ITDMA 2026, Bukti Potensi Pariwisata Kian Diakui
Tak hanya itu, masyarakat miskin yang membutuhkan layanan ambulans tidak lagi dibebani biaya transportasi saat proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan. Inovasi tersebut juga dilengkapi fitur penilaian kualitas pelayanan dengan prinsip “No Discrimination, Equal Access for Everyone”, yakni pelayanan tanpa diskriminasi dengan akses yang setara bagi seluruh masyarakat.
Dalam implementasinya, SI MANIS Ambulans memiliki alur pelayanan yang terintegrasi, mulai dari pengajuan permohonan oleh pasien, keluarga, klinik, maupun puskesmas melalui Call Center 112, dilanjutkan proses dispatching, evakuasi pra-rumah sakit oleh tim ambulans, administrasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD), verifikasi kelayakan penerima layanan, pengajuan klaim, hingga monitoring, evaluasi, dan pelaporan kinerja secara berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons ambulans, memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM), mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) RSUD Ciamis, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui inovasi SI MANIS Ambulans, RSUD Ciamis menargetkan penurunan angka kematian akibat keterlambatan penanganan pasien, perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, pengurangan beban biaya transportasi rujukan, serta peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan kesehatan.
“Inovasi ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menghadirkan pelayanan ambulans yang cepat, tepat, gratis bagi masyarakat yang berhak, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, berkeadilan, dan inklusif di Kabupaten Ciamis,” pungkas Aris. (Dods)
Baca Juga Bupati Ciamis Sentil ASN Mengantuk di Depan OJK: “Jam Sembilan Sudah Ngantuk, Malu Kita Semua”
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang