Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Pemerintah Desa Imbanagara Raya, Kabupaten Ciamis, memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tetap digelar meski harus menghadapi keterbatasan anggaran akibat berkurangnya alokasi Dana Desa (DD).
Kepala Desa Imbanagara Raya, H. Abdul Kodir, S.H mengatakan pemangkasan Dana Desa yang terjadi tahun ini berdampak pada berbagai program yang sebelumnya telah direncanakan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya Desa Imbanagara Raya menerima Dana Desa di kisaran Rp1,15 M hingga Rp1,2 M. Namun kini anggaran yang diterima hanya sekitar Rp373 juta, sehingga pemerintah desa harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kegiatan pembangunan maupun kegiatan kemasyarakatan.
“Penurunan Dana Desa tentu sangat berpengaruh terhadap program yang telah direncanakan. Banyak kegiatan yang harus disesuaikan, termasuk anggaran untuk peringatan HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya. Jum’at, (7/8/2026).
H.Abdul Kodir, S.H menegaskan, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk mengurangi rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang kita rasakan . Tahun ini Pemerintah Desa hanya mengalokasikan sekitar Rp.3 juta untuk kegiatan HUT RIke 81, jumlah yang dinilai jauh dari kata cukup apabila dibandingkan dengan kebutuhan pelaksanaan upacara maupun berbagai kegiatan.
Baca Juga RSUD Pandega Pangandaran Ajak Masyarakat Kenali Bahaya Anemia pada Anak Lewat Program “NGOBATAN”
Karena itu, melalui musyawarah desa, pelaksanaan kegiatan HUT RI ke-81 dipercayakan kepada Karang Taruna Saluyu Imbanagara Raya. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk kepercayaan agar generasi muda lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Kami ingin Karang Taruna semakin eksis dan mampu menjadi motor penggerak kegiatan masyarakat. Semangat gotong royong harus tetap hidup meskipun anggaran sangat terbatas,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, rangkaian kegiatan HUT RI tahun ini dibuat lebih sederhana. Pemerintah Desa bersama Karang Taruna akan menggelar pertandingan bola voli, turnamen sepak bola. Di hari H pelaksanaan upacara bendera, serta jalan santai.
Untuk menutupi keterbatasan anggaran, panitia juga membuka peluang partisipasi dari para dermawan, tokoh masyarakat, maupun pihak lain yang ingin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Kami terbuka bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi demi suksesnya peringatan HUT RI di Desa Imbanagara Raya,” ucapnya.
Abdul Kodir berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat persatuan warga. Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui lomba maupun upacara, tetapi juga melalui semangat menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menghidupkan budaya gotong royong.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih mulai 1 hingga 30 Agustus sesuai imbauan pemerintah sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.
“Kemerdekaan diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan. Tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan kerja nyata, menjaga persatuan, memperkuat jiwa patriotisme dan rasa nasionalisme, serta membangun desa melalui kebersamaan,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, H.Abdul Kodir, S.H berharap Indonesia semakin maju dengan pemerintahan yang bersih dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat desa sehingga pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga. (Dods)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang