FORMASI Gelar Musyawarah Untuk Membongkar Kebobrokan Pemdes Arjasari

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Bertempat di Madrasah kampung empang Kidul, FORMASI (Forum Masyarakat Arjasari) laksanakan kegiatan silaturahmi sebagai bentuk kekompakan warga masyarakat desa arjasari kecamatan leuwisari kabupaten tasikmalaya. Senin (01/02/21)

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri BPD,LPM, MUI, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta RT dan RW se-Desa Arjasari.

Ryan Nur Falah – Ketua FORMASI (Forum Masyarakat Arjasari). Senin (01/02/21)

Menurut Ryan Nur falah selaku ketua FORMASI (Forum Masyarakat Arjasari) menjelaskan, kegiatan silaturahmi tersebut untuk mencari solusi terbaik untuk desa arjasari serta membahas terkait banyaknya kebobrokan pemerintahan desa arjasari, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap desa.

“saya selaku ketua terpilih FORMASI mengadakan silaturahmi ini untuk membahas beberapa permasalahan yang ada di desa serta akan melaporkan oknum perangkat desa yang terbukti bersalah”. ungkap Ryan.

Joko Suryono – Ketua BPD Arjasari. Senin (01/02/21)

Joko Suryono selaku ketua BPD Arjasari menjelaskan, dengan terbentuknya FORMASI menjadi dorongan dan kekuatan BPD untuk menjalankan tugas sebagai penyampai aspirasi masyarakat. Malam ini seluruh tokoh serta masyarakat berkumpul untuk membahas terkait LPJ desa arjasari tahun 2019-2020 yang sampai saat ini belum ada.

Joko Suryono menambahkan, ada total uang sebesar 81 juta di pinjam secara pribadi sama berinisial DS selaku kaur umum dengan rekomendasi sekdes bernisal TM yang waktu itu menjabat sebagai PLT kepala desa arjasari tahun 2020 bulan Agustus dan bulan September, uang yang dipinjam tersebut merupakan anggaran PADES serta anggaran DANA DESA (DD).

Encin – Tokoh Masyarakat Arjasari. Senin (01/02/21)

Encin selaku tokoh masyarakat menjelaskan kalau selama ini pemerintah desa arjasari tidak transparan terkait anggaran maka dari itu dengan adanya formasi mudah-mudahan kedepannya pemerintah desa bisa bersinergi dengan para tokoh serta masyarakat yang ada di wilayah desa arjasari. jelasnya.

“saya berharap yang bersangkutan (DD) untuk segera mengganti uang yang sudah dipinjam tersebut”. tutur Encin.***Dede Pepen

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!