Hati – Hati…Penipuan Dengan Modus Pinjaman Online Semakin Marak

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Maraknya aplikasi pinjaman online yang dapat di akses melalui smartphone memudahkan para pengguna untuk mendownload dan menggunakannya, hanya dengan persyaratan mudah memakai kartu identitas penduduk (KTP) sehingga dapat melakukan pinjaman secara online.

Namun sangat disayangkan ketika maraknya aplikasi Fintech atau pinjaman online banyak disalahgunakan sebagian oknum yang tidak bertanggungjawab. Salah satunya aplikasi pinjaman online yang bernama Dompet Besar yang diduga selalu melakukan penipuan kepada Calon nasabahnya. Hal tersebut terbukti dengan adanya keluhan dari netizen melalui Redaksi analisaglobal.com bahwa dirinya menerima pesan singkat WhatsApp (WA) dari nomor tidak dikenal dan menyatakan bahwa dirinya meminjam uang di salah satu aplikasi pinjaman online yaitu aplikasi DomperBesar dan Cicilan.

Adapun bentuk pesan singkat yang masuk dengan nada ancaman seperti berikut ” tunggakan pinjaman anda di aplikasi DompetBesar, hari ini adalah masa tenggang akhir, sore ini kami akan mengirim petugas penagihan lapangan B1294UBF, untuk pengecekan lapangan secara langsung dan penagihan pembayaran,siapkan biaya pelunasan, denda dan biaya collector lapangan, dan beri tahu anggota keluarga /atasan di tempat kerja anda, untuk menghindari kehilangan pekerjaan atau mempengaruhi area lingkungan anda, Ingat semua konsekuensi anda sendiri yang menanggung http://izqev.com/iiUjqm“.

Menurut salah satu korban yang menerima pesan singkat yaitu AP mengatakan Saya merasa tidak pernah meminjam di aplikasi pinjol Dompet Besar, ataupun Cicilan tapi ada SMS dan WA kalau saya ada tagihan. Lalu saya download link yang dikasih dan memasukkan nomor saya, ternyata benar. Padahal saya tidak pernah meminjam dan di tanggal tersebut tidak ada uang yang ditransfer. Ucapnya

“Saya mau komplain, tapi nomor yang dicantumkan tidak ada yang bisa dihubungi. Padahal saya tidak merasa meminjam dan penagihnya pun sangat tidak sopan main ancam.” tandasnya

Maka dengan hal tersebut menurut Wakil Pimpinan Redaksi analisaglobal.com Ade KS mengatakan, seharusnya disini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat berperan penting dengan maraknya pinjaman online yang mudah di akses oleh semua masyarakat. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab dengan cara mengirim pesan singkat disertai link /tautan secara random. Ucapnya

“Sangat dikhawatirkan ketika pesan singkat tersebut diterima oleh orang yang kurang paham akan tekhnologi, apalagi dengan adanya pesan ancaman yang pastinya akan merasa ketakutan, dan pasti akan menjadi korban.” Jelasnya

Lanjut Ade menerangkan, peran penting edukasi untuk masyarakat dimasa sulit sekarang ini harusnya digalakan melalui sosialisasi lembaga keuangan resmi, serta peran OJK tadi itu sangatlah penting, sehingga maraknya aplikasi pinjaman online pun segera di tindak ketika memang diluar pengawasan OJK sendiri. terangnya

“Saya berharap peran OJK dalam mensosialisasikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 Tahun 2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis tekhnologi informasi dapat dipahami oleh masyarakat, sehingga POJK Nomor 77 tahun 2016 benar – benar tersampaikan dan dipahami oleh masyarakat, saya juga berharap aplikasi – aplikasi Pinjaman online yang diluar pengawasan OJK agar dapat segera di tindak.” Pungkasnya***Win-Mar

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!