Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Ciamis merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang banyak menyuguhkan wisata alam sangat indah dengan nuansa pegunungan, sungai, pesawahan dan banyak lagi. Kini analisaglobal.com menemui salah satunya adalah wisata alam “SAYANG KAAK” yang berlokasi di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
Saat ditemuianalisaglobal.com di lokasi wisata, Eris Daryanto selaku manager wisata Sayang Kaak memaparkan bahwa, Wisata Sayang Kaak menyuguhkan spot selfi dengan latar Sungai Citanduy, wahana jeep off road adventure sungai Citanduy, mini cross anak, flying fox, jembatan kaca, permadani terbang, camping ground, dan banyak lagi wahana lainnya. paparnya Senin (15/02/21).
“Bagi pengunjung obyek wisata Sayang Kaak harus melewati prosedur prokes Covid-19 yang ketat. Harus pakai masker, sebelum masuk cek suhu tubuh dengan menggunakan thermogun, dan cuci tangan sebagai usaha dalam memutus mata rantai Covid-19 di masa sekarang ini.” Jelasnya
Dilain pihak menurut Junjun salah satu pengunjung mengatakan, “Saya datang ke sini bersama keluarga untuk menikmati suasana alam yang sejuk, asri dan di wisata Sayang Kaak kita tidak perlu repot membawa makanan dari rumah karena tersedia pula jajanan dan makanan kuliner dengan harga relatif terjangkau”. Kata Junjun kepada analisaglobal.com
“Jadi bagi para pengunjung tidak usah repot – repot untuk membawa nasi, karena di lokasi pun sudah tersedia paket nasi timbel, nasi liwet dan tersedia juga gazebo untuk tempat makannya.” Ujarnya
Di karenakan adanya pandemi Covid-19 obyek wisata Sayang Kaak mengalami penurunan pengunjung dikarenakan adanya PSBB, dan untuk sekarang ini di terapkan nya PPKM. Pungkas Eris Daryanto***Goez/A. Yayat H
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang