Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Harga cabai sampai saat ini masih tinggi, banyak pedagang dan konsumen mengeluhkan dari harga cabai rawit saat ini. Salah satu pedagang sayuran, Enda pemilik kios sayuran di pasar Buniseuri, Ciamis, hanya jenis sayuran cabai rawit yang harganya melambung saat ini.
Menurut Enda, selaku pedagang sayuran di pasar Buniseuri mengatakan, harga cabai rawit saat ini mencapai Rp. 100.000 – Rp. 120.000 per kilogram.
“Naiknya harga cabai rawit tersebut, dialami sejak 2 bulan terakhir, namun karena suatu kebutuhan yang rutin terutama bagi ibu rumah tangga. Mereka tetap membeli, hanya saja kapasitas belanja di kurangi”. Katanya.
Sementara itu, Enda mengeluhkan dengan tingginya harga cabai rawit saat ini, saya sebagai pedagang merasa di rugikan karena stock cabai akan mengendap lama akibat menurunnya daya beli dari masyarakat, sehingga cabai yang tidak terjual akan menjadi busuk.
“Jika bisa, segera harga cabai rawit normal kembali ke kisaran Rp. 45.000 per kilogram. Karena kebutuhan masyarakat saat ini semakin meningkat, apalagi bagi para pedagang makanan yang menggunakan bumbu cabai.” Jelasnya.
Lanjut dia, saya mengharapkan harga cabai rawit segera normal kembali, apalagi saat ini akan menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri yang kebutuhan bahan pokok akan semakin meningkat. Pungkasnya.***Goez/A. Yayat H
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang