Maksud Hati Meminta Bahan Untuk “Ngaliwet”, Malah Dituduh Mencuri Handphone Dan Ditelanjangi 

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Berawal dari inisiatif Ujang (40) yang mengajak temannya meminta bahan – bahan untuk membuat nasi liwet bersama para pemuda ke salah satu tim sukses yang menang di perhelatan pilkades kemarin, akan tetapi nasib nahas menimpa seorang pemuda bernama Mu’in alias Iing (38) yang bermaksud hati menemani Ujang malah di tuduh mencuri handphone (HP) oleh pemilik rumah yang tidak lain Diduga ketua tim sukses salah satu Kepala desa dan sampai ditelanjangi. Sabtu (10/04/21).

Menurut Ujang selaku saksi mengatakan kepada analisaglobal.com, perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh tim sukses inisial (H.M) tersebut terjadi pada hari Jum’at kemarin (09/04/2021) sekitar pukul 12.40 WIB, dan sangat membuat temannya yaitu Iing sakit hati, karena dirinya sudah di tuduh atau di fitnah bahkan sampai ditelanjangi di rumah tim sukses serta di depan istri tim sukses tersebut. Ungkapnya

Hal senada disampaikan oleh Iing selaku korban, menurut dia awalnya dirinya diajak oleh Ujang untuk menemui Kepala desa terpilih untuk meminta bahan – bahan untuk bikin nasi liwet, dan alhamdulillah kepala desa terpilih sangat ramah dan kami juga mengucapkan selamat. Kata Iing

Lanjut Iing menuturkan, akan tetapi saat saya menemani Ujang menemui tim sukses kepala desa terpilih yaitu (H.M) dan sesampainya di rumah tim sukses tersebut saya menunggu di teras rumah karena yang bersangkutan belum pulang atau masih melaksanakan shalat jumat. Setelah yang bersangkutan datang saya sama Ujang di suruh masuk akan tetapi belum apa – apa saya susah di tuduh atau di fitnah mencuri handphone (HP) miliknya, malahan sampai saya ditelanjangi di depan istrinya tim sukses tersebut”. tutur Iing kepada analisaglobal.com

Iing juga menambahkan, sebelum melaporkan perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik yang menimpa dirinya, dia sempat ditawari oleh (H.M) tim sukses tersebut untuk berdamai dan akan di beri imbalan sebesar 50 ribu rupiah, akan tetapi dirinya menolak dan ingin melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti. Imbuhnya

Akhirnya tepatnya pada hari Sabtu (10/04/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, Iing yang di dampingi oleh Ujang selaku saksi mata melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak Kepolisian Sektor Cisayong untuk ditindak lanjuti dan membawanya ke jalur hukum.***Red

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!