Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Objek wisata PUNCAK PUSPA mengadakan acara Munggahan camp PUNCAK PUSPA dan penyerahan SK Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) PUNCAK PUSPA dari POKDARWIS kabupaten Ciamis pada hari Jum’at (09/04/2021).
Objek wisata alam PUNCAK PUSPA tersebut mulai di rintis pada 18 Mei 2018 dengan swadaya masyarakat. Adapun fasilitas yang tersedia yaitu WISATA RELIGI, BATU TEBING, CURUG KATUMIRI, KEBON KOPI dengan tiket masuk Rp. 5.000, sampai dengan Rp. 20.000/group. Wisata alam PUNCAK PUSPA dengan ketinggian 1004 MDPL tersebut berada di dusun Pasireurih, Desa Medanglayang kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis.

Ketua Pokdarwis kabupaten Ciamis Eko Adriyanto dalam sambutannya merasa bangga karena di usianya yang masih belia dan pergub nya pun baru turun tanggal 10 November 2020 dan di sahkan dari SK Bupati Ciamis 15 Maret 2021. Mudah – mudahan walaupun baru lahir Pokdarwis kabupaten Ciamis bisa tumbuh dan berkembang untuk membangun Ciamis yang lebih sinergi dan Jabar Juara. Ucapnya
Eko pun berharap semoga Pokdarwis kabupaten Ciamis senantiasa bisa mengembangkan potensi – potensi yang ada di 27 Kecamatan dan 285 desa di Kabupaten Ciamis. Juga bisa menjadi jembatan atau fasilitator untuk rekan – rekan Pokdarwis kecamatan dan desa untuk bisa bersinergi dalam membangun desa – desa di Kabupaten Ciamis agar bisa meraih desa – desa juara di JABAR ini. Dengan moto pelesir, dzikir, mikir. harapnya

Ketua BP2D Endang Haris Juanda menuturkan bahwa tahun 2020 di bentuk Badan Promosi Pariwisata kabupaten Ciamis sesuai dengan amanat undang – undang nomor 10 tahun 2009 dan perda tahun 2011 namun baru terealisasi tahun 2021. Dan mudah – mudahan dengan terbentuknya BP2D dapat menjadi pemantik tumbuh kembang nya pariwisata di kabupaten ciamis. Dan kadis pariwisata kabupaten Ciamis berupaya untuk mencari potensi desa mana yang baik yang ada kaitannya dengan alam dan yang banyak atraksinya serta yang banyak ekonomi kreatifnya. Katanya
“Alhamdulillah sekarang ini sudah ada 23 desa yang sudah di SK oleh Dinas Pariwisata sebagai desa wisata. Dan mudah – mudahan puncak puspa yang ikon nya alam tidak merubah tatanan alam, apalagi merusaknya. Tetapi yang di namai wisata alam justru harus tetap di pelihara ekosistem nya.” Jelasnya

Asep Kholid Fajari sebagai camat panumbangan menambahkan, mudah – mudahan dengan di berikan nya SK dari Dinas Pariwisata untuk Pokdarwis Puncak Puspa ini bisa mendorong untuk bisa lebih aktif lagi, lebih giat lagi dan bisa menambah inovasi yang lebih bagus terutama bisa menarik wisatawan yang ada di wilayah – wilayah lain untuk datang ke Puncak Puspa ini. tambahnya
Utadz Eno Suharto kaur perencanaan desa Medanglayang yang mewakili kades Medanglayang yang kebetulan sedang dalam keadaan sakit. Dalam sambutannya ia merasa bangga karena desa Medanglayang mempunyai 3 objek wisata alam yaitu : Batu Ngampar, Puncak Puspa dan Puncak Jamiaki. Ujarnya
“Akan tetapi yang kelihatan rapih dalam kepengurusan nya yaitu pengurus Puncak Puspa. Kami memberikan apresiasi kepada Puncak Puspa karena Pokdarwis Puncak Puspa hari ini Jum’at (09-03-2021) telah di sahkan dan di beri SK oleh Dinas Pariwisata Ciamis dengan ketua Dede Suhendar dengan jumlah anggota 35 orang.” Pungkasnya.***Goez/. Yayat Hidayat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang