Meski Mengidap Kanker Serviks, Eti Warga Bojongmengger Tetap Mencari Nafkah Untuk Biaya Pengobatan

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Duka mendalam sangat dirasakan oleh Ibu Eti (49th) dimana 8 bulan lalu suami ibu Eti meninggal dunia tidak lama sebelumnya juga di tinggal bapak nya meninggal. Ibu Eti tinggal di Dusun Cisihung, RT. 05/09, Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Belum hilang dari kesedihan, ibu Eti juga menghadapi cobaan lain karena saat ini Ia di vonis mengidap penyakit kanker serviks stadium 3B.

” Semenjak ayah wafat 8 bulan lalu, Ibu jadi tulang punggung keluarga untuk hidupi anak-anak dan Nenek yang tinggal bersama. Namun tak lama berselang, Ibu mengalami pendarahan yang kami kira itu adalah Menopause, namun setelah diperiksa Dokter bilang itu adalah Kanker ganas,” kata Arif salah satu anaknya Ibu Eti. Kamis (29/04/21).

Sebagai seorang Ibu tunggal yang masih memiliki 3 orang anak kecil, Ibu Eti sendiri saat ini menjadi tulang punggung bagi anak-anak dan ibunya yang belum lama di tinggal suaminya.

Menurut Jiah, tetangga rumahnya ibu Eti mengatakan, semenjak ia terus mengalami pendarahan hingga menjadi nyeri tak tertahan, keluarga membawanya ke RSUD di Ciamis. Bahkan pihak RSUD Ciamis pun sudah membebaskan biaya perawatan namun untuk biaya obat yang ibu Eti butuhkan tetap harus membeli dengan menggunakan biaya sendiri.

“Setelah Kanker serviks terdeteksi, Ibu Eti langsung dirujuk ke salah satu RS di Banyumas untuk jalani Kemoterapi. HB darah yang terus rendah juga mengharuskannya untuk transfusi darah.” Kata Jiah saat di konfirmasi lewat telepon.

Jiah menambahkan, kedepannya ibu Eti harus rutin melakukan kemoterapi, radioterapi, dan juga transfusi agar sel kanker tidak berkembang. Meski kemoterapi menyebabkan rambutnya rontok serta keluar cairan berbau dari tubuhnya, Ibu Eti memilih untuk terus hadapi kesakitan kemo.

“Karena ia masih memikirkan anak-anaknya terutama si Bungsu yang masih berusia 6 tahun. Kini ibu Eti sendiri kesulitan untuk berobat, hutang piutang ke sana sini sudah ibu Eti lakukan. Bahkan tabungan dan gaji kedua anaknya tidak cukup untuk memenuhi keseluruhan pengobatan. Belum lagi kini ibunya yang tinggal di rumah, mengalami sakit paru sehingga tak bisa merawat Ibu Eti di rumah.” Jelasnya.

Lanjut Jiah, kini bersama rekan-rekannya sedang melakukan kegiatan untuk menggalang dana membantu meringankan biaya pengobatan penyakit kanker serviks yang ibu Eti derita.

“Bagi saudara yang ingin membantu menyisihkan rejekinya untuk meringankan beban biaya yang di butuhkan ibu Eti, silahkan bisa menghubungi alamat di atas atau bisa langsung melalui https://kitabisa.com/campaign/bantubiayabueti.” Pungkasnya.***A.Yayat

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!