12 Orang Terpapar Covid-19 di 7 Kecamatan, Kabupaten Ciamis Minggu Depan PTM Kembali 50%

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Bertempat di ruang Vidcon Pendopo, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin rapat koordinasi tingkat Kabupaten Ciamis secara virtual. Jum’at (04/02/2022).

Adapun dalam rapat kordinasi tersebut membahas tentang perkembangan Covid 19, persiapan pelaksanan Pilkades serentak dan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem di Kabupaten Ciamis.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Wakil Bupati Ciamis, Skretaris Daerah, Para Asisten Daerah serta diikuti oleh Forkopimda, Para Kepala SKPD, Camat, pengawas pendidikan serta Kepala Satuan pendidikan Formal maupun non Formal se Kabupaten Ciamis melalui virtual.

Dalam arahannya, Bupati Ciamis menyampaikan kondisi perkembangan Covid 19 di Kabupaten Ciamis saat ini sudah tidak zero lagi seperti sebelumnya, hal tersebut ditandai dengan terdapatnya kasus aktif di beberapa kecamatan.

“Dari beberapa orang yang terkonfirmasi tersebut kami belum mengambil sampel apakah termasuk pada varian baru (Omicron) atau bukan, ” Ucap Bupati.

Ia menerangkan dari 12 orang yang terkonfirmasi positif, 5 orang bergejala ringan dan 7 orang lainya tanpa gejala.

“Diantara yang terkonfirmasi tersebut diantaranya dari Kecamatan Sukadana 1 kasus, Rancah 2 kasus, Purwadadi 1 kasus, Banjarsari 3 kasus, Cisaga 2 kasus, Ciamis 1 kasus dan Panjalu 2 kasus”, tuturnya.

Menanggapi hal itu, Bupati menghimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terutama dalam mempedomani protokol kesehatan dengan ketat.

Selanjutnya bupati juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan vaksinasi sebagai upaya untuk mempertahankan leveling Kabupaten Ciamis agar tetap berada di level 1.

“Agar kita tetap bertahan di level 1, sekurang-kurangnya untuk dosis 2 kita harus mencapai 70%,” Ujarnya.

“Pada camat, Kades gencarkan lagi vaksinasi tahap ke 2 untuk mencapai target,” tegasnya.

Terkait PTM, Bupati menyampaikan untuk minggu depan pelaksanaanya akan dikurangi menjadi 50% setelah sebelumnya dilaksanakan secara 100%, hal tersebut sebagai antisipasi mengingat terus berkembangnya kasus terkonfirmasi baik tingkat Provinsi maupun nasional.***Dods

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!