Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Adanya pengalihan jalur yang disebabkan pekerjaan proyek jembatan Toblongan Mangunreja Kembali menyebabkan kemacetan arus kendaraan diruas jalan kalapasewu dan sangegeng. Pemasangan beton jembatan tersebut dinilai lambat sehingga para pengguna jalan dialihkan ke jalur alternatif atau jalan perkampungan yang menyebabkan kemacetan panjang serta jalan menjadi rusak.
Akibat dari pengalihan jalur tersebut kemacetan pun tidak terhindarkan terutama di ruas jalan sangegeng, dimana kendaraan datang dari 2 arah, selain menyebabkan kemacetan panjang rusaknya jalan juga menjadi tontonan warga yang begitu kesal dengan kejadian yang sangat merugikan tersebut.
Saat di wawancara, Umay salah seorang warga dengan nada kesal mengungkapkan kalau dirinya beserta warga yang lain sangat menyayangkan serta keberatan dengan adanya pengalihan jalan tersebut karena menyebabkan kemacetan panjang yang dapat mengganggu aktifitas warga serta menyebabkan jalan menjadi rusak. ungkapnya.
“Kalau jalan menjadi rusak begini siapa yang harus bertanggung jawab? seenaknya lingkungan kami jadi rusak seperti ini? Siapa yang bertanggung jawab?” ucap Umay.
“Warga sudah mulai kehilangan kesabaran akibat proyek tersebut, selain kondisi jalan kabupaten menjadi rusak serta aliran sungai ciramajaya menjadi terhambat dan akan menimbulkan permasalahan bagi para pengusaha atau pedagang ikan serta petani penggarap sawah. Bila hal ini terus berlanjut maka kami akan mendatangi proyek tersebut. Ujarnya.
Dilain pihak Adam selaku perwakilan CV. Salma Utama saat di temui di base camp nya mengatakan, mudah – mudahan hari sabtu malam pemasangan beton akan selesai sehingga tidak adalagi pengalihan kendaraan.
Namun dari pantauan tim analisaglobal.com di lapangan Sampai pukul 22.39 wib, pengalihan jalur masih berlangsung dan menyebabkan kemacetan yang sangat panjang.
Sampai saat ini belum satupun dari pihak DPUTRPP Kabupaten Tasikmalaya yang datang ke lokasi jalan rusak yang di akibatkan proyek Provinsi tersebut.***Yos Muhyar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang