Miliki Toleransi Sejak Dulu, Bupati Ciamis Launching Kampung Kerukunan Yang Cinta Damai

Bupati Ciamis Launching Kampung Kerukunan Yang Cinta Damai

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Berlokasi di Kampung Lebak Kelurahan Ciamis Kabupaten Ciamis ,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya me-launching Kampung Kerukunan.

Kampung Kerukunan di Ciamis ini memiliki empat tempat ibadah dari agama yang berbeda. Diantaranya, Masjid Al Mujahidin, Gereja Katolik St Yohanes, Li Tang Konghucu, dan Klenteng Hok Tek Bio.

“Di lingkungan Kampung Lebak ini sudah sejak tempo dulu memiliki toleransi yang baik di Ciamis. Sehingga sudah pas bila disebut Kampung Kerukunan, karena meski berbeda agama para warganya hidup rukun,” kata Herdiat Sunarya saat memberikan sambutan pada Launching Kampung Kerukunan di halaman Gereja Katolik St Yohanes, Kamis (21/4), sore.

baca juga Ketua DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Hendra, Apresiasi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022

Herdiat mengungkapkan, selain Kampung lebak, Kabupaten Ciamis juga memiliki satu kampung kerukunan lainnya yang terletak di Dusun Susuru, Desa Kertajaya, Kecamatan Panawangan.

Dengan adanya dua Kampung Kerukunan tersebut, menurut Herdiat membuktikan warga Ciamis cinta damai dan memiliki toleransi yang tinggi.

“Melalui launching kampung kerukunan ini menunjukan warga Ciamis tidak arogan dan anarkis. Buktikan pada dunia bahwa Ciamis cinta damai, ” wujudnya.

Miliki Toleransi Sejak Dulu

Ia mengungkapkan, tujuan launching Kampung Lebak sebagai Kampung Kerukunan agar terciptanya rasa aman nyaman untuk semua pihak.

“Agar kenyamanan dan keamanan tetap terjaga, silaturahminya harus terjalin dengan baik. Semoga Kampung Kerukunan ini menjadi contoh bagi kampung lainya di Ciamis,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis ini pun meyakini bahwa pribadi masyarakat Ciamis itu lembut dan cinta damai.

baca juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“Mari teruskan pelihara budaya leluhur kita agar Ciamis lebih baik, lebih maju dan sejahtera,” pesan Herdiat.

Sementara itu, Ketua FKUB Ciamis Koko Komarudin menerangkan, Lingkungan Lebak masyarakatnya sangat toleran. Hal ini dibuktikan dengan keempat kalangan warga berbeda agama di Kampung Lebak ini sering menggelar kegiatan bersama.

“Berbagai aktivitas dan rutinitas hidup berdampingan menunjukan toleransi yang tinggi di Kampung Lebak ini, ” paparnya.

Menurutnya, kerukunan umat beragama menjadi isu penting yang harus diperhatikan. Karena berbagai gesekan di tingkat global beberapa diantaranya bermula dari kurang toleransinya antar umat berbeda agama.

“Mari kita jaga silaturahmi yang baik ini. Semoga toleransi yang baik antar warga umat beragama disini bisa dicontoh oleh kampung lainnya di Ciamis,” tutupnya.***Dods

baca juga Wabup Ciamis Dampingi Pangdam III/Siliwangi Napak Tilas Kerajaan Galuh

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!