Hebat….Kegiatan Jambore Daerah Penyuluh Pertanian Tahun 2022, Menggunakan Anggaran Swadaya

Hebat….Kegiatan Jambore Daerah Penyuluh Pertanian Tahun 2022

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Jambore daerah penyuluh pertanian kabupaten Tasikmalaya tahun 2022 yang dilaksanakan selama 2 hari di obyek wisata wahana alam Parung desa Guranteng kecamatan Pagerageung kabupaten Tasikmalaya diduga tidak transparan. Hal tersebut terbukti saat tim analisaglobal.com mencoba untuk wawancara kepada pihak panitia perihal kegiatan tersebut namun tidak ada satupun yang mau memberikan keterangan.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Undang – Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menggaris bawahi dengan tebal bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hak atas Informasi menjadi sangat penting karena makin terbuka penyelenggaraan negara untuk diawasi publik, penyelenggaraan negara tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan. Hak setiap Orang untuk memperoleh Informasi juga relevan untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Partisipasi atau pelibatan masyarakat tidak banyak berarti tanpa jaminan keterbukaan Informasi Publik

Menggunakan Anggaran Swadaya

Lain halnya yang dilakukan pihak panitia Jambore daerah penyuluh pertanian, pasalnya saat pihak journalis mencoba untuk wawancara atau menggali informasi perihal sumber anggaran dan nominal anggaran untuk kegiatan tersebut mereka enggan berkomentar.

Setelah lama menunggu akhirnya Yaya Sukaya Kusman selaku Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya memberikan keterangan dan mengatakan kalau anggaran kegiatan tersebut bersumber dari swadaya. Ucapnya. Selasa (31/05/2022).

“Kalau anggaran belum turun, karena kami juga banyak swadaya antar BPP, walaupun ada bantuan dari pihak pemerintah hanya berapa lah, jadi kami swadaya, meskipun sedikit kami masih bisa berjalan.” tandasnya.***UWA

Baca Juga Kurangnya Pasokan Sarana Air Bersih Saat Kemarau, Kades Cipacing Pagerageung Harapkan Bantuan Pihak Terkait

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!