Jaga Kesehatan, Puskesmas Manonjaya Gelar Penjaringan Ibu Hamil Beresiko Stunting

Puskesmas Manonjaya Gelar Penjaringan Ibu Hamil Beresiko Stunting

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Puskesmas Manonjaya melaksanakan penjaringan ibu hamil yang beresiko Stunting kegiatan ini yang dilaksanakan di Aula Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Sabtu (18/03/2023)

Turut hadir dalam acara kegiatan tersebut antara lain, Kepala Desa Margaluyu, Kordinator Bidan Puskesmas Kecamatan Manonjaya, para Kader Posyandu Desa Margaluyu dan para ibu hamil serta tamu undangan.

Dian Cahyadinata, SH Kepala Desa Margaluyu menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan sejauh mana kondisi ibu hamil yang ada di Desa Margaluyu, untuk antisipasi setiap kemungkinan yang terjadi dari mulai awal usia kandungan sampai persalinannya dan sejauh mana peran orang tua untuk bisa membantu, dan ini harus punya persiapan yang lebih matang untuk mempersiapkan bayi yang akan dilahirkannya nanti. Tuturnya.

Jaga Kesehatan Ibu Hamil

Dian Cahyadinata, SH menambahkan, Dengan harapan bisa menekan angka kematian baik ibu dan bayi yang dikandungnya, kemudian menjaga anak-anak dan ibu sehat, dan yang terpenting memberikan pengetahuan dasar, bahwasanya segala sesuatu tidak lepas dari ilmu pengetahuan, ini juga harus ditunjang dengan gizi yang sempurna dan kami selaku pemerintah Desa siap membantu semaksimal mungkin. Tambahnya.

Baca Juga Soal Impor Pakaian Bekas, Kapolri: Jika Ada Penyelundupan Tindak Tegas

Siti Aminah selaku Bidan Koordinator Puskesmas Kecamatan Manonjaya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk menjaring ibu hamil yang beresiko, sehingga kami melakukan pemeriksaan yang koferensif dari mulai tinggi badan, berat badan, ahli gizi, laboratorium, dan diperiksa oleh dokter ataupun bidan bila ada resiko langsung terjaring kemudian penataran pelaksanaan biar tidak terjadi konflikasi.

“Adapun yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 30 orang yang hadir dari 57 orang ibu hamil yang ada di Desa Margaluyu karena berhalangan hadir.” Katanya

Saya berharap mudah-mudahan kedepannya semua ibu hamil harus diperiksa oleh tenaga kesehatan sehingga tidak terjadi lagi konflikasi kebidanan, karena di Kecamatan Manonjaya konflikasi kebidanan juga masih sangat tinggi, Juga untuk menekan menurunkan kematian ibu dan anak. Harapnya. (Aryani/HN)

Baca Juga Jelang Bulan Suci Ramadhan, Pemdes Karangmulya Laksanakan Gotong Royong Dan Ngaliwet Bersama Warga

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!