Pemdes Manggungjaya Kecamatan Rajapolah Alokasikan Program Ketapang Untuk Ternak Domba dan Ikan

Pemdes Manggungjaya Kecamatan Rajapolah

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Program ketahanan pangan adalah serangkaian kebijakan dan langkah-langkah yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan, aksesibilitas, dan keberlanjutan pangan bagi masyarakat. Hal ini melibatkan upaya seperti peningkatan produksi pertanian, diversifikasi sumber pangan, pengembangan infrastruktur, serta edukasi tentang gizi dan pertanian berkelanjutan.

Adapun program ketahanan pangan yang dilaksanakan di pemerintah desa tentunya beragam, ada yang ke peternakan domba, budidaya ikan, sampai ke Jalan Usaha Tani (JUT) dengan implementasi langkah-langkah yang diharapkan desa dapat mencapai ketahanan pangan yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi tingkat kelaparan di daerah.

Dalam Materi Sosialisasi Permendes Nomor 8 Tahun 2022 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 menyebutkan bahwa Fokus penggunaan Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk mendukung, penanganan kemiskinan ekstrem.

Alokasikan Program Ketapang Untuk Ternak Domba dan Ikan

Program ketahanan pangan dan hewani, program pencegahan dan penurunan stunting skala Desa, dan/atau program sektor prioritas di Desa melalui bantuan permodalan BUM Desa/BUM Desa bersama, serta program pengembangan Desa sesuai potensi dan karakteristik desa. Kamis, (02/05/2024).

Seperti halnya yang terjadi di Desa Manggungjaya kecamatan Rajapolah program ketahanan pangan tahun anggaran 2022/2023 sudah di alokasikan dan di salurkan untuk budidaya ikan dan budidaya domba untuk para kelompok tani yang ada di wilayah Desa Manggungjaya.

Baca Juga BASIS dan ALMAGRI Bersatu, Deklarasi “Garut Ngahiji” Untuk Pertahankan NKRI

Pemdes Manggungjaya sukses alokasikan program Ketapang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa serta untuk menjadikan Desa yang lebih mandiri dan maju.

Menurut Wawan selaku sekdes Manggungjaya menjelaskan, kalau program Ketapang tahun 2023 kelompok tani penerima sudah di evaluasi dan akan di bagikan lagi untuk kelompok yang lainnya, sehingga terjadi pemerataan dalam program ketahanan pangan, jelasnya.

“Dari hasil evaluasi program Ketahanan pangan pada tahun 2022 memang di awal ada kendala, tetapi selanjutnya alhamdulillah berjalan dengan lancar dan malahan sudah di bagikan ke kelompok tani yang lain sesuai hasil keputusan pemerintah desa,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, dengan adanya kelompok yang terus bertambah, diharapkan kesejahteraan masyarakat desa Manggungjaya terus meningkat, apalagi dengan program ketahanan pangan yang terus digulirkan oleh pemerintah desa, dimana para kelompok yang ada di desa kami dapat diberdayakan sesuai dengan misi dan apa yang diharapkan dari program ketahanan pangan tersebut, harapnya. (AD)

Baca Juga Panen Raya Jagung 2024 Di Garut Sebanyak 500 Ribu Ton Terbesar Se-Jawa Barat

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!