Bawaslu Provinsi Jabar
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi Jawa Barat meluncurkan program terbaru bernama “Pojok Pengawasan”. Hal ini merupakan upaya dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan pemilihan umum serentak 2024.
Acara peluncuran atau launching “Pojok Pengawasan” tersebut bertempat di kantor Kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya, dan dihadiri langsung oleh perwakilan Bawaslu Provinsi Jawa Barat yaitu Hj. Nuryamah, S.E.I, M.H dan ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda serta ketua Panwascam Rajapolah Kamto Haryono, dimana launching tersebut dilaksanakan secara serentak dengan secara virtual atau live streaming.

Adapun setelah launching “pojok pengawasan” se-provinsi Jawa Barat, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya bersama Panwascam Rajapolah dan dihadiri langsung oleh perwakilan Bawaslu Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi partispatif pengawasan penyusunan daftar pemilih pada pemilihan serentak 2024. Kamis (04/07/2024).
Luncurkan Program “Pojok Pengawasan”
Kegiatan tersebut dilaksanakan di GOR koperasi KOMPA desa Manggungjaya kecamatan Rajapolah bersama Panwascam Rajapolah, dan kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, seperti unsur Muspika, Ormas, LSM, OKP, unsur elemen masyarakat, para pengarajin se-kecamatan Rajapolah, MUI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta media massa.
Dalam sambutannya, Perwakilan dari Bawaslu provinsi Jawa Barat kabupaten Hj. Nuryamah, S.E.I, M.H, mengatakan, bahwa “Pojok Pengawasan” bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mengawasi jalannya pemilu.
“Kami ingin mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga integritas pemilu. Dengan adanya “Pojok Pengawasan”, masyarakat dapat lebih mudah melaporkan pelanggaran serta mendapatkan informasi terkait proses pemilu,” Katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda, dirinya menuturkan, Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pemilu.
“Dalam “Pojok Pengawasan”, Bawaslu menyediakan berbagai fasilitas, termasuk pusat informasi, pelatihan pengawasan bagi relawan, serta mekanisme pelaporan pelanggaran yang lebih efisien,” tuturnya.

Selain itu, Kamto Haryono selaku ketua Panwascam Rajapolah menambahkan, bahwa program ini akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu.
“Dengan keterlibatan masyarakat, kita dapat bersama-sama menjaga agar pemilu berlangsung secara jujur dan adil,” tambah Kamto Haryono.
Peluncuran “Pojok Pengawasan” menandai komitmen Bawaslu untuk terus berinovasi dalam upaya menjaga kualitas dan integritas pemilu di Indonesia. Diharapkan, dengan adanya program ini, pemilu yang akan datang dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif. (AD)
Baca Juga Hari Bhayangkara ke-78, Polres Ciamis Adakan Program Bedah Rumah Bantu Masyarakat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang