Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Beredarnya kabar dimedia sosial (Medsos) baik di akun Facebook (FB) maupun pesan berantai melalui pesan singkat WhatsApp (WA) terkait adanya dugaan pasukan Ninja yang menganiaya warga Puspahiang membuat resah warga sebagian wilayah kabupaten tasikmalaya terutama daerah yang berdekatan dengan kecamatan Puspahiang.
Hal tersebut entah dari mana asal muasal berita tersebut, berita adanya dugaan pasukan ninja yang melakukan pembacokan dan pemerkosaan tersebar luas dimedia sosial dan masyarakat.
Atas berita tersebut warga pun menjadi khawatir serta diliputi kecemasan, bagi yang bekerja dan aktivitas malam hari menjadi tergangu, bahkan salah seorang ibu asal kampung Serang kecamatan Salawu menyebutkan bahwa dengan adanya isue tersebut pihaknya merasa resah, dan juga ibu ibu yang lainnya diliputi kecemasan.
“Lebih dari itu, anak-anak yang biasa mengaji di mesjid petang hari pun menjadi mogok karena takut Ninja,” ucapnya.
Namun semua yang disebar di medsos tersebut tidak benar atau hoax belaka. Hal tersebut di ungkapkan oleh Bajang selaku kepala desa Mandalasari kecamatan Puspahiang.
Saat dikonfirmasi terkait adanya warga yang jadi korban pasukan Ninja didaerahnya, Bajang menegaskan, bahwa tidak ada kejadian apa-apa disini, aman-aman saja, bahkan warga tetap beraktivitas seperti biasa, itu berita tidak benar, tegas Bajang. Senin (16/09/2024).
Baca Juga Sosialisasi Gembira Pilkada, KPU Kabupaten Tasikmalaya Adakan Jalan Santai
Sementara itu menanggapi isue tersebut Forkopimcam Puspahiang membantah adanya isue pasukan ninja merambah wilayah kecamatan puspahiang dengan melakukan pemerkosaan dan pembacokan.
Didampingi kapolsek Puspahiang IPTU Dedi Heryana, S.Kom dan juga Danposramil Peltu Dede S serta Camat Puspahiang Dadan Hamdani, M.Kes, M.Si, usai acara rakor memberikan keterangan di hadapan para kepala Desa dan tokoh masyarakat se-kecamatan Puspahiang.
Camat Pusapahiang Dadan Hamdani, M.Kes, M.Si menegaskan, bahwa semua berita tentang adanya aksi Ninja di wilayah kecamatan Puspahiang adalah berita bohong atau hoax.
“Kami Forkopimcam Puspahiang menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isue tersebut, masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasanya, giatkan siskamling dan tetap waspada,” tegas Camat Puspahiang.
Dengan adanya keterangan resmi dari pemerintah kecamatan Puspahiang yang di Dampingi Kapolsek dan Danposramil, kami merasa tenang dan tidak terlalu cemas, ucap warga. (Yos Muhyar)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang