Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kondisi tiga ruang kelas di SDN 2 Pamarican, Kabupaten Ciamis, sungguh memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi tempat belajar bagi siswa ini tampak tak layak digunakan, dan tentunya menjadi pemandangan sehari-hari bagi para guru dan siswa di sekolah tersebut, sehingga butuh perbaikan cepat untuk kenyamanan belajar bagi para siswa.
Bahkan ketika awak media analisaglobal.com berkunjung ke SDN 2 Pamarican, terlihat 1 dari 3 ruangan kelas sudah di kosongkan karena menurut informasi ketika digunakan menjadi was was atau khawatir takut roboh.
Menurut kepala SDN 2 Pamarican Ai Meti Suryani menjelaskan kepada awak media analisaglobal.com bahwa kondisi bangunan gedung sekolah ini memang sudah lama kondisinya sangat memperihatinkan, dan membuat kami juga para guru tidak tenang dan tidak nyaman dalam melaksanakan kegitan belajar mengajar (KBM), jelasnya. Rabu (20/11/2024).
Ai Meti mengaku, sejak bulan Januari lalu semenjak saya bertugas jadi kepla di SDN 2 Pamarican ini memang kondisinya sudah rusak dan banyak yang keropos, tentunya kami berharap ruangan sekolah yang sudah rusak parah itu untuk segera direnovasi sebelum ada korban, Karena sangat membahayakan, harapnya.
“Karena ketika sudah direnovasi, tentunya kegiatan belajar mengajar pun akan terasa nyaman dan tidak was was lagi,” ujarnya.

Baca Juga Diduga Proyek Siluman, Pekerjaan Rehabilitasi SDN Nagalintang Kecamatan Cigalontang Mangkrak
Ai Meti juga mengungkapkan, untuk ruangan kelas yang rusak itu adalah ruangan kelas 4, 5 dan 6, bahkan untuk kelas 4 saat ini sudah tidak dipakai atau dikosongkan, karena melihat kondisinya sangat membahayakan, ungkapnya.
Kepala Desa Pamarican Endang Rahman pun yang langusung melihat ke lokasi SDN 2 Pamarican membenarkan, bahwa kondisi ruangan SDN 2 Pamarican untuk kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 sangat memprihatinkan dan perlu segera dilakukan perbaikan, katanya.
“Saya berharap kepada dinas pendidikan kabupaten Ciamis untuk dapat memprioritaskan untuk segera merenovasi ruang kelas SDN 2 pamarican ini,” pungkasnya.
Tentunya dengan kondisi seperti ini menjadi ironi di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Semoga pihak dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis segera bertindak dan segera ada solusi untuk masalah ini, sehingga anak-anak SDN 2 Pamarican bisa belajar dengan tenang dan aman. (Ambeng)
Baca Juga Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar FGD Pentahelix Antisipasi Pencegahan Bencana Alam
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang