Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Aksi serius penanganan stunting, Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR membangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik ( SPAL DS )melalui program Sanimas yang dikelola oleh kelompok masyarakat.
Adapun sasaran penerima manfaat sanimas tersebut dengan kriteria stunting, disabilitas, termasuk ada yang kategorinya balita 2 tahun dan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).
Salah satu penerima program Sanimas tersebut salah satunya Kelompok Masyarakat Keramat Jati Desa Mangkubumi Kecamatan Sadanaya yang membangun 13 titik toilet/ wc dan 22 septik tank.
Jamaludin selaku ketua KMP (Kelompok Masyarakat Penyelenggara) Keramat Jati Desa Mangkubumi menuturkan, dalam hal ini kaitan dengan program Sanimas, sanitasi berbasis masyarakat atau SPAL DS (Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik). Untuk program ini, kita sudah berjalan dari mulai bulan Oktober – Desember dengan target selasai 31 Desember dan Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan 35 titik lokasi sanitasi satu minggu sebelum tanggal 31 Desember, kita sudah menyelesaikan pembangunanya. Tutur Jamaludin. Kamis, (26/12/2024).
Adapun untuk pelaksanaan pekerjaanya kita memberdayakan para pekerja yang memang berasal dari wilayah setempat.
Lebih lanjut Jamaludin menjelaskan, untuk yang dibangun ada 13 titik WC / Toilet beserta dengan septic tank termasuk ada resapan dan juga grass trap dan untuk yang 22 titik itu hanya dibangunkan unit septic saja.
Baca Juga Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jasa, ASDP Sesuaikan Kebijakan Penalty Refund dan Reschedule Ferizy
” Jadi untuk masyarakat yang memang sudah punya WC/ toilet kita hanya bangunkan untuk septic resapan termasuk dengan grass trapnya ” . Terang Jamaludin
Disamping itu juga Jamaludin mengatakan, untuk tata anggaran sendiri bersumber dari APBN Kementrian PUPR sebesar 350 juta rupiah.
Saya berharap, selaku kelompok masyarakat penyelenggara melihat program yang tahun ini memang kita laksanakan, ini masyarakat sangat menyambut baik, khususnya ini masyarakat yang indikatornya stunting, yang kedua disabilitas, termasuk ada yang kategorinya balita 2 tahun termasuk ada MBR ( Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Harapnya
” Mendengar respon ataupun tanggapan dari masyarakat sangat baik, termasuk kami masih ada keinginan karena masih ada juga masyarakat di Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya yang memang masih perlu ataupun ingin menerima program sanitasi berbasis masyarakat ini”
Selain itu juga, kaitan dengan program ini sangat mengedukasi masyarakat, khususnya kaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat, utamanya dalam hal pengelolaan air limbah, baik itu limbah rumah tangga ataupun limbah tinja yang memang mungkin sebelum-sebelumnya masyarakat kurang teredukasi dengan banyaknya masyarakat yang melakukan BAB sembarangan.
” Saya ucapkan terimakasih kepada
Kementerian PUPR Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jabar, Dinas PUPR Ciamis, Pemerintah Desa Mangkubumi dan Perintah Kabupaten yang telah memberikan kepercayaan kepada kelompok masyarakat kramat jati untuk melaksanakan program sanimas tersebut”. Ucap Jamaludin
Ditempat yang berbeda, Jenal warga Dusun Segel Rt 6 Desa Mangkubumi yang berprofesi sebagai buruh serabutan ini sangat senang menerima bantuan sanimas ini. Saat diwawancara ia mengucapkan sangat bersyukur, berterima kasih banyak khususnya untuk yang membantu proses pembangunan toilet / wc dan septick tank dengan lancar.
Sebelumnya saya tidak memiliki toilet dan kalau buang air besar ke jamban, serta kalau mandi numpang ke rumah tetangga. Tutur Jenal
Atas bantuan sanimas ini saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pokmas Kramat Jati, Pemerintah Desa Mangkubumi, Pemerintah Kabupaten dan Pusat yang sudah membantu saya untuk bisa memiliki toilet sendiri sehingga tidak perlu lagi numpang ke rumah tetangga.
“Insya Alloh akan saya memanfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Jenal. (Dods)
Baca Juga Program Ketahanan Pangan TNI melalui Etalase Warung Hidup dan Apotek Hidup di Koramil 1220/Cikalong
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang