Kabupaten Garut, analisaglobal.com – Warga Perumahan Bumi Waru Permai, Desa Pasirwaru, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, sempat resah akibat terhentinya layanan pengangkutan sampah selama tiga pekan. Kondisi ini menyebabkan timbunan sampah menimbulkan bau tidak sedap, terutama menjelang bulan Ramadan.
Perwakilan warga menghubungi petugas kebersihan yang biasanya mengangkut sampah, dan mereka mengungkapkan bahwa layanan berhenti karena para petugas sedang mogok kerja. Alasannya, honor mereka belum dibayarkan selama tiga bulan.
Salah seorang petugas kebersihan, A, membenarkan bahwa ia bersama rekan-rekannya melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes. Menurutnya, hak mereka untuk periode Februari hingga Desember 2024 serta Februari 2025 belum diterima. Ia berharap pihak kecamatan segera menyelesaikan pembayaran, terutama mengingat kebutuhan menjelang Idulfitri.
Baca Juga Dana BPNT Raib, Oknum BRI Link di Tasikmalaya Diduga Gelapkan Hak Warga
Menanggapi hal ini, Camat Limbangan, Guryansah Sukiran, merespons positif keluhan warga dan petugas kebersihan. Ia memastikan bahwa armada sampah segera kembali beroperasi dan pembayaran honor petugas akan dipercepat.
Sabtu, 15 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, armada sampah dengan sejumlah petugas cadangan mulai membersihkan sampah yang menumpuk di perumahan. Warga bersyukur atas respons cepat pihak kecamatan dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Yos MR)
Baca Juga Jalin Silaturahmi, Al Azhar Gelar Buka Bersama Warga di Kampung Zakat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang