Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Bertempat di halaman Kantor UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, dilaksanakan kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan terhadap bus yang akan digunakan untuk menjemput jemaah haji. Selasa, (9/6/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh armada dalam kondisi laik jalan serta menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Ciamis melalui Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Ciamis, Euis Lia Saputri, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan total 12 item pengecekan pada setiap unit kendaraan.
“Ada 12 item pengecekan, namun yang menjadi prioritas utama adalah sistem pengereman, lampu, serta kelengkapan keselamatan seperti P3K, APAR, Kebisingan , ketebalan asap dan kondisi pintu darurat agar tidak terhalang,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan kerusakan atau ketidaksesuaian, maka kendaraan wajib segera diperbaiki sebelum dinyatakan laik jalan.
“Kalau ada yang rusak atau patah, harus diperbaiki. Tidak bisa dibiarkan karena ini menyangkut keselamatan penumpang. Kalau masih bisa diperbaiki, maka diperbaiki,” tegasnya.
Euis menjelaskan, kegiatan ramp check ini dilakukan untuk memastikan kesiapan armada bus dalam mendukung pelayanan penjemputan jemaah haji, khususnya pada kloter pertama.
Baca Juga Pemkab Ciamis Gelar Khitanan Massal, Wujud Syukur Hari Jadi ke-384
Menurutnya, kegiatan ini bukan merupakan kewajiban mutlak, melainkan berdasarkan permohonan dari pihak Perusahaan Otobus (PO) maupun pengguna jasa demi keselamatan perjalanan.
“Kita tidak mewajibkan, tetapi ini atas permohonan PO dan pengguna jasa untuk memastikan kendaraan benar-benar siap dan aman digunakan,” jelasnya.
Selain kondisi kendaraan, Dishub juga melakukan verifikasi terhadap data pengemudi yang akan bertugas. Pengemudi harus sesuai dengan data awal yang diajukan oleh pihak operator.
“Data sopir harus sesuai dengan pengajuan awal. Tidak bisa diganti tanpa kesesuaian data karena ini bagian dari pengawasan keselamatan,” tambahnya.
Untuk armada yang disiapkan, tercatat sebanyak 12 unit bus akan digunakan, terdiri dari 11 unit operasional dan 1 unit cadangan. Namun hingga saat ini, pemeriksaan baru dilakukan terhadap 8 unit, sementara sisanya dijadwalkan menyusul pada tahap berikutnya.
“Total ada 12 bus, 11 untuk operasional dan 1 cadangan. Saat ini baru 8 unit yang diperiksa, sisanya akan dilanjutkan besok,” pungkasnya. (Dods)
Baca Juga Keselamatan Jadi Prioritas Utama, Organda Ciamis Tekan Kelayakan Armada Agkutan Jemaah Haji
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang