Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Cisadap, serah terima bantuan traktor kepada kelompok tani dilaksanakan. Serah terima bantuan traktor tersebut dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis dengan diwakili oleh Kepala Bidang dan dihadiri oleh PPL, Kasie Perekonomian Kecamatan Ciamis, Kepala Desa Cisadap, Babinsa, BPD , ketua beserta anggota Kelompok tani dan tamu undangan lainya. Selasa, 25/3/2025
Dudung Kepala Bidang di Dinas Pertanian berharap dengan adanya bantuan mesin traktor kepada kelompok tani yang ada di desa Cisadap mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu juga saya berpesan kepada seluruh kelompok tani agar selalu menjaga mesin traktor jangan sampai hilang atau dipindah tangankan. Tegasnya.
Saya juga mengajak kepada para petani di Desa Cisadap, marilah kita beralih kepada pupuk organik di mana memang cara teknik pengolahannya agak membutuhkan waktu, tapi itu untuk menjaga kesuburan tanah ke depannya. Ujar Dudung
Ditempat yang sama, Yanuar Nasrullah dari penyuluh pendamping desa Cisadap, penyuluh pertanian berharap dengan adanya bantuan traktor ini, percepatan tamanan bisa dilaksanakan. Soalnya kan kita tentu dari kementerian itu harus tanam, tanam, dan tanam. ” Jadi harus produksi dalam rangka mencapai swasembada pangan 2027.
Adapun target kita bisa mencapai hampir 100 % hasil panen kedepanya, mudah-mudahan mungkin dilihat juga dari kondisi cuaca juga serta musim tanam ke depan itu mendukung cuacanya, insya Allah untuk peningkatan bisa ditingkatkan lagi dari misalkan kita itu per 100 bata mencapai 6 kintal mungkin kedepanya bisa mencapai sampai 1 ton.
Baca Juga PLN Siap Mendukung dan Mensukseskan Program Kerja Wali Kota Tasikmalaya
Selanjutnya, saat ini kita itu di lapangan mensosialisasikan ke masyarakat untuk ke menggunakan pupuk organik, memang secara utuh lumayan berat tapi minimal petani itu di distimbulkan bahwa ketika habis panen kembalikan lagi yang harus kewajibannya tanah yaitu jerami –
Jerami kalau bisa jangan dibakar dan harus dikembalikan lagi ke sawah untuk diolah kembali.
Kalau misalkan jeraminya diambil oleh peternak sapi minimal petani harus punya daya tukar ” Jadi silahkan jerami diambil tapi kotoran sapinya kembalikan ke sawah yang nantinya kita olah menjadi pupuk.
” Sebetulnya pupuk organik itu untuk media tanahnya, kalau misalkan nutrisi itu bisa juga didapat dari pupuk organik tapi memang kalau misalkan secara makronya itu tetap dari pupuk kimia cuma harus didampingi dengan pupuk organik”.
Saya mengajak untuk petani-petani di desa Cisadap pada khususnya dan umumnya untuk Kabupaten Ciamis,
marilah kita kembali lagi bertanam dengan pola tanam seperti sepuh-sepuh kita dahulu yaitu kembalikan lagi yang seharusnya dikembalikan ke tanah.
Supri ketua Gapoktan menuturkan, dengan adanya bantuan mesin traktor ini saya ucapkan Alhamdulillah mudah-mudahan kelompok tani di desa Cisadap ada kemajuan.
Selain itu juga saya beserta anggota kelompok tani desa Cisadap akan mengikuti arahan dari PPL untuk beralih ke Pupuk organik. Tegas Supri. (Dods)
Baca Juga Keberadaan SPKLU di Jalur Mudik Permudah Pengguna Kendaraan Listrik
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang