Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com – Irigasi Asna yang menjadi sumber pengairan utama bagi sejumlah desa di Kecamatan Sadananya mengalami kerusakan parah akibat tertimbun longsor pada Senin, 12 Mei 2025. Hingga kini, belum ada langkah nyata dari dinas terkait untuk menangani kondisi tersebut.
Warga bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas bahu-membahu melakukan pembersihan secara manual guna mengembalikan aliran air. Namun, karena medan berat dan material longsor cukup tebal, usaha tersebut belum membuahkan hasil maksimal.
Kepala Desa Gunungsari, Eman, menjelaskan bahwa longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Dusun Cukang Uncal, Desa Tanjungsari. Akibatnya, batu dan tanah terbawa air hingga menyumbat saluran irigasi, menyebabkan limpasan air yang berujung pada tertimbunnya Irigasi Asna.
“Panjang saluran yang tertimbun lebih dari 50 meter, lebarnya juga lebih dari 30 meter. Dampaknya, aliran air ke desa-desa seperti Gunungsari, Tanjungsari, bahkan hingga Saguling, terhenti total,” ungkap Eman, Rabu (14/5/2025).
Baca Juga Desa Wisata Bubulak, Permata Tersembunyi di Cigalontang yang Tawarkan Keindahan Alam Tasikmalaya
Ia menambahkan, upaya pembersihan sudah dilakukan secara swadaya oleh masyarakat pada Selasa (13/5), namun hujan yang kembali turun malam harinya memperparah keadaan. Eman mendesak pemerintah daerah, terutama BPBD dan Dinas PUPR, untuk segera turun tangan karena kerusakan ini tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga pada kolam-kolam ikan milik warga yang mengalami kerugian akibat matinya ikan.
“Kami berharap ada perhatian serius dari Pemkab maupun Pemprov. Ini menyangkut ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan aktivis Poros Indor Ciamis, Prima Pribadi, yang mendesak Pemkab Ciamis segera menurunkan tim ke lokasi. “Ini menyangkut keselamatan dan kesejahteraan petani. Jangan sampai dibiarkan berlarut. Kami apresiasi kepada TNI dan Polri yang sudah turun langsung. Kini giliran Pemkab untuk bergerak cepat,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPBD maupun Dinas PUPR Kabupaten Ciamis terkait langkah penanganan kerusakan Irigasi Asna tersebut. (Dods)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang