Ketua LPLHI Soroti Kurangnya Perhatian terhadap Kondisi RPH Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya, analisaglobal.com – Fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Tasikmalaya dinilai memprihatinkan dan kurang mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI), Asep Devo, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut yang dianggap dapat berdampak pada kesehatan masyarakat serta kesejahteraan hewan.

“RPH seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin keamanan pangan asal hewan. Namun kenyataannya, banyak fasilitas yang tidak memenuhi standar kebersihan dan kesejahteraan hewan. PAD digenjot, tapi fasilitas tidak diperhatikan. Bagaimana masyarakat kota sendiri mau berminat membeli, apalagi dari luar kota,” ujar Asep Devo. Selasa (04/11/2025).

Baca Juga Viral! BBM Jenis Pertalite Bercampur Air di SPBU Sambongjaya Tasikmalaya, Puluhan Konsumen Komplain

Menurut data yang ada, RPH di Tasikmalaya memiliki fasilitas penting seperti ruang penyembelihan, ruang pemeriksaan post mortem, cold storage, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL).

Namun, banyak dari fasilitas tersebut tidak berfungsi optimal akibat kurangnya perawatan dan pembaruan peralatan.

Menanggapi hal ini, LPLHI mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk segera melakukan evaluasi dan revitalisasi terhadap kondisi RPH yang ada.

“Kami meminta agar pemerintah tidak menutup mata. Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi soal tanggung jawab terhadap kesehatan publik dan etika pemotongan hewan,” tegasnya.

Selain itu, LPLHI juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap proses pemotongan hewan yang sehat dan manusiawi, serta turut mendukung upaya peningkatan kualitas RPH di daerahnya. (Y.D)

Baca Juga Tim Wasev TNI Tinjau Progres TMMD di Sukamulya Ciamis: Apresiasi Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!