Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Dekopinda, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Sabtu (24/1/2026).
Musda ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan kepengurusan baru Dekopinda Kabupaten Ciamis periode 2026–2031.
Ketua Dekopinwil Jawa Barat, Yuke Mauliani Septini, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru Dekopinda Ciamis dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian.
“Dengan kepengurusan yang baru ini, landasan organisasi sudah terbentuk. Kami berharap Dekopinda Ciamis dapat berkoordinasi dan berkolaborasi lebih erat dengan pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan koperasi,” ujarnya.
Menurut Yuke, Dekopinda memiliki peran strategis sebagai lembaga gerakan koperasi yang besar dan memiliki potensi kontribusi signifikan bagi penguatan perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Ia menegaskan bahwa fungsi utama Dekopinda adalah pembinaan, pendampingan, dan edukasi koperasi, bukan penjatuhan sanksi. Permasalahan koperasi, termasuk pembubaran atau penghentian kegiatan, merupakan ranah keputusan rapat anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam badan hukum koperasi.
Baca Juga BGN Ciamis Catat 95 dari 142 SPPG Telah Bersertifikat SLHS
“Dekopinda tidak memiliki kewenangan sanksi. Peran kami adalah membina. Jika koperasi masih bisa dibina dan dikembangkan kembali, itu yang kami dorong. Ranah hukum tentu berbeda dan perlu koordinasi dengan lembaga terkait seperti OJK,” jelasnya.
Yuke juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat agar memiliki pemahaman yang benar tentang koperasi, sehingga persoalan-persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan berkelanjutan.
Selain itu, ia menekankan lima poin penting yang harus menjadi perhatian pengurus baru, di antaranya mendorong seluruh koperasi di Ciamis untuk melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) serta menciptakan koperasi yang ramah bagi generasi muda.
“Koperasi harus punya regenerasi. Jangan sampai koperasi berhenti karena tidak ada penerus. Anak muda harus dilibatkan, baik sebagai anggota maupun pengurus,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Ciamis terpilih periode 2026–2031, Toto Marwoto, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi sebagai prioritas utama.
“Pengurus, pengawas, dan anggota koperasi harus berkualitas. Itu kunci. Kami akan mendorong peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis, pendidikan dan pelatihan, serta penguatan pembinaan di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait dalam membangun tata kelola koperasi yang sehat, termasuk dalam menyambut program-program penguatan ekonomi desa.
“Dekopinda menyambut baik berbagai kebijakan penguatan koperasi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi rakyat. Ini menjadi kekuatan bersama untuk membangun perekonomian berbasis desa dan kelurahan,” pungkas Toto. (Dods)
Baca Juga Ratusan Rider Jelajahi Destinasi Wisata Ciamis dalam Tiba Tiba Touring Jilid V
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang