Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Cimaragas Dimulai Kembali, Capaian Awal 2026 Capai 800 Peserta

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Cimaragas kembali dilaksanakan pada tahun 2026. Kepala Puskesmas Cimaragas, Tamposari Widyastuti, menyampaikan bahwa pada awal tahun ini capaian program masih dimulai dari nol, seiring dengan diberlakukannya kembali hak cek kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat.

“Kalau kita bicara CKG untuk tahun 2026, maka target kembali dihitung dari awal. Di tahun 2025 kemarin capaian kita sudah sampai 55 %, bahkan melebihi ketentuan pemerintah yang berada di angka 45 persen,” ujar Tamposari.

Ia menjelaskan, jumlah sasaran penduduk di wilayah kerja Puskesmas Cimaragas mencapai sekitar 16 ribu jiwa, sehingga target tahunan CKG berada di kisaran 45 persen dari jumlah tersebut.

“Untuk tahun kemarin 2025 mencapai 55%, Capaian tahun 2026 ini dibulan januari memang sempat ada sedikit kendala aplikasi, sehingga kami menargetkan minimal 800 peserta per bulan. Saat ini capaian sudah menyentuh angka 400.Pembagian target bulanan ini kami lakukan agar tidak terlalu tertinggal dari target tahunan,” jelasnya.

Baca Juga Bupati Tasikmalaya Lantik Pejabat Eselon II–IV, Perkuat Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik

Meski demikian, Tamposari menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap menilai capaian CKG berdasarkan target tahunan, sementara pembagian target bulanan dilakukan sebagai strategi internal puskesmas.

Menanggapi keberhasilan capaian CKG tahun 2025 yang melampaui target, Tamposari menilai hal tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

“Masyarakat sudah mulai teredukasi, baik melalui media maupun dari mulut ke mulut. Selain pelayanan di puskesmas, kami juga melakukan pendekatan jemput bola dengan bekerja sama dengan pemerintah desa. Misalnya saat ada kegiatan yang mengumpulkan warga, tim puskesmas langsung datang ke lokasi,” tuturnya.

Menurutnya, program Cek Kesehatan Gratis memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendeteksi penyakit sejak dini.

“Ini sangat menguntungkan masyarakat. Tanpa harus menunggu sakit, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Penyakit-penyakit seperti jantung, hipertensi, dan diabetes bisa terdeteksi lebih dini melalui CKG,” katanya.

Selain manfaat kesehatan, program ini juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi anggaran kesehatan.

“Biaya penanganan penyakit di tahap awal tentu jauh lebih murah dibandingkan jika sudah terdeteksi pada stadium lanjut. Jadi dampaknya sangat besar ke depan,” tambahnya.

Tamposari berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis yang merupakan bagian dari program nasional.

“Mudah-mudahan masyarakat benar-benar memanfaatkan program pemerintah, khususnya program Cek Kesehatan Gratis yang telah diluncurkan oleh Bapak Presiden Prabowo,” pungkasnya. (Dods)

Baca Juga PLN Banjar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Ajak Kolaborasi Cegah Gangguan Listrik

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!