Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, BKAD Pangandaran Update Posisi Keuangan Daerah

Pangandaran, analisaglobal.com – Sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, dalam menegakkan prinsip akuntabilitas dan transfaransi publik, melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sampaikan posisi keuangan daerah Rekening Umum Kas Daerah (RKUD) per tanggal 13 April 2026.

Keterbukaan informasi pengelolaan anggaran merupakan kunci pembangunan Pemerintah Daerah yang lebih baik dan terpercaya.

Berikut rincian Pendapatan, Belanja dan Pembiayaannya :

A. Pendapatan bersumber dari Pendapatan Asli Daeah (PAD) dan Transfer
1. Sebelum Rp 1.147.946.613.140,74
2. Sesudah Rp 1.167.835.038.691,74

B. Belanja Daerah
a. Belanja Operasi, mencakup (Pegawai, barang dan Jasa, Bunga, Hibah dan Sosial)
1. Sebelum Rp 856.471.539.255,76
2. Sesudah Rp 918.650.460.918,45

b. Belanja Modal, mencakup (Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan Bangunan, Jalan jaringan dan irigasi, Aset Tetap dan Aset lainnya)
1. Sebelum Rp 80.664.825.707,00
2. Sesudah Rp 109.056.279.616,00

Baca Juga PLN UP3 Tasikmalaya Siaga Penuh, Amankan Pasokan Listrik Iduladha dan Waisak 2026

c. Belanja Tak Terduga,
1. Sebelumnya Rp 72.486.050,69
2. Sesudahnya Rp 4.786.100.000,00

d. Belanja Transfer,
1. Sebelumnya Rp 1.187.310.661.786,00
2. Sesudahnya Rp 1.207.199.087.337,43

Total Suplus (Defisit) Rp 39.364.048.645,69

Penerimaan Pembiayaan (- Rp 70.564.048.645,69)

Pengeluaran Pembiayaan Rp 31.200.000.000,00

Pembiayaan Netto Rp 39.364.048.645,69

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah Berkenaan (SILPA) Rp 0,-

Baca Juga Hari Lahir Pancasila 2026, Ciamis Tegaskan Perang Melawan Intoleransi dan Ancaman Perpecahan Bangsa

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!