Ramainya Libur Sekolah Dongkrak Penghasilan Pelaku Wisata Pangandaran

Pangandaran, analisaglobal.com — Lonjakan wisatawan selama musim libur sekolah menjadi berkah bagi pelaku wisata di Pantai Pangandaran. Salah satunya dirasakan Novan Permana, pengemudi perahu wisata yang mengaku pendapatannya melonjak drastis dibandingkan hari biasa.

Pada hari normal, jumlah penumpang tidak menentu. Dalam sehari, Novan hanya mampu melayani dua hingga tiga kali perjalanan dengan pendapatan sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu. Angka tersebut pun belum termasuk biaya operasional berupa bahan bakar.

“Kalau hari biasa kadang dapat penumpang, kadang sepi. Paling dua sampai tiga kali jalan dengan pendapatan sekitar Rp300 ribu sampai Rp400 ribu per hari, itu juga belum dipotong biaya bensin,” ujarnya. Jum’at, 3/7/2026

Situasi berubah total saat libur sekolah dan akhir pekan. Membludaknya wisatawan yang datang ke Pantai Pangandaran membuat permintaan jasa perahu wisata meningkat tajam. Kondisi itu berdampak langsung pada pendapatan para pengemudi perahu.

“Kalau Sabtu dan Minggu Alhamdulillah ramai. Pendapatan bisa mencapai sekitar Rp1 juta dalam sehari, tetapi itu juga masih harus dipotong biaya bensin,” kata Novan.

Baca Juga Dishub Ciamis Percantik Wajah Perbatasan, 12 Lampu PJU Diganti LED

Perahu yang dioperasikannya merupakan milik pribadi. Karena itu, seluruh pendapatan menjadi penopang utama kebutuhan keluarganya. Meski begitu, ia tetap harus bekerja lebih keras untuk menambah penghasilan.

Usai melayani wisatawan pada siang hari, Novan masih melaut pada malam hari untuk berburu ikan layur. Ia berangkat sekitar pukul 16.00 WIB dan baru kembali ke darat pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB keesokan harinya.

“Kalau sedang musim ikan layur, malam saya melaut. Jadi selain mengantar wisatawan, saya juga mencari tambahan penghasilan sebagai nelayan,” ungkapnya.

Di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan, Novan menilai masih ada pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi pemerintah, yakni ketersediaan lahan parkir di kawasan Pantai Pangandaran. Menurutnya, keterbatasan area parkir kerap membuat wisatawan kesulitan saat berkunjung dan berpotensi mengurangi kenyamanan.

“Lahan parkir harus diperbanyak. Jangan sampai wisatawan yang datang justru kesulitan mencari tempat parkir. Kalau fasilitasnya semakin baik, tentu mereka akan lebih nyaman dan ingin kembali lagi ke Pangandaran,” tegasnya.

Meningkatnya arus wisatawan selama libur sekolah menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Pangandaran terus menggeliat. Namun, peningkatan kunjungan tersebut perlu diimbangi dengan penataan infrastruktur dan fasilitas pendukung agar daya tarik destinasi unggulan di Jawa Barat ini semakin kuat serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (Dods)

Baca Juga PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, Era Baru Sepak Bola Galuh Dimulai

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!